politik

Jelang Muktamar: PPP Jatim Kumpulkan 38 DPC, Mundjidah Tegaskan Satu Komando

Senin, 30 Juni 2025 | 11:32 WIB
Foto : Habib Salim Quraisy, Sekretaris DPW PPP Jatim ; Mundjidah Wahab, Ketua; dan Agus Mashuri, Bendahara (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Jelang pelaksanaan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dijadwalkan berlangsung akhir September 2025, DPW PPP Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Hotel Vasa, Surabaya, Minggu malam (29/6/2025). Sebanyak 38 DPC se-Jatim hadir dalam pertemuan ini.

Ketua DPW PPP Jatim, Hj. Mundjidah Wahab menegaskan Rakorwil ini digelar untuk memperkuat barisan dan menyatukan langkah seluruh DPC dalam menyongsong agenda besar partai, terutama menyikapi dinamika kepemimpinan menjelang Muktamar.

"Para DPC PPP se-Jatim yang memiliki hak suara di muktamar kita kumpulkan untuk menjaga kekompakan dan soliditas dalam satu barisan dan satu komando, biar mereka tidak maju sendiri-sendiri. Ini penting agar kita bisa mendapatkan pemimpin yang dapat membesarkan PPP dan bisa kembali ke Senayan (DPR RI)," ungkap Mundjidah.

Mundjidah menyebut Jawa Timur memiliki jumlah DPC terbanyak secara nasional, menjadikan wilayah ini berperan strategis dalam menentukan arah perubahan di tubuh PPP.

“Makanya, kami memantapkan dan menjaga kekompakan agar tidak ada satu daerah (DPC) pun punya suara lain. Kita harus satu komando,” tegasnya lagi.

Meski agenda perubahan kepemimpinan menguat, Mundjidah menegaskan belum ada satu pun calon ketua umum yang secara resmi mereka usung. “Masak diumbar di sini, nanti mambu angin. Itulah yang kita lakukan hari ini. Tidak ada arahan untuk satu calon pun,” tandasnya.

Terkait nama Amran Sulaiman yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat, Mundjidah menolak berspekulasi. Ia menyatakan, arah dukungan DPW PPP Jatim masih menunggu keputusan dari pusat. "Jadi kita tidak bisa mengarah kemana-mana dulu," ujarnya.

Selain agenda menjelang Muktamar, Rakorwil juga digunakan untuk mempersiapkan administrasi DPC se-Jatim menghadapi proses verifikasi Pemilu 2029. “Banom-banom (Badan Otonom) pun sudah mulai kita gerakkan,” ungkap mantan Bupati Jombang itu.

Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arwani Thomafi yang turut hadir menjelaskan bahwa persiapan Muktamar sudah dimulai, termasuk pembentukan panitia. Namun lokasi pelaksanaannya masih belum dipastikan. "Kalau waktu pelaksanaan kira-kira September 2025, cuma tempatnya masih akan dipastikan dan disampaikan segera," ujarnya.

Terkait aspirasi dari 20 DPW, termasuk Jatim, yang menginginkan pergantian ketua umum, Arwani menyebut hal itu menjadi bagian dari agenda Muktamar. Ia merinci, setidaknya ada tiga hal utama yang akan dibahas dalam Muktamar.

Pertama, soal teknis pelaksanaan. Kedua, penyempurnaan materi AD-ART serta khittoh perjuangan PPP. Ketiga, penyusunan struktur kepengurusan DPP yang baru.

"Ini semua memang penting untuk menjadi landasan kinerja dari partai ke depan dan landasan dalam membuat kebijakan," tegas Arwani.

Namun, Arwani belum membuka siapa kandidat ketua umum yang potensial. Semua akan diserahkan kepada 672 pemilik suara yang sah. “Nama-nama atau siapa yang sekarang ini dimunculkan, kami belum bisa sampaikan. Nanti saja ya, justru yang pas tanyakan saja kepada teman-teman DPC yang punya suara, siapa calon pilihannya," elaknya.

Soal arah perubahan di PPP, Arwani menyerahkan sepenuhnya kepada suara mayoritas. “Ya monggo saja ditanyakan kepada pemilik suara,” pungkasnya.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB