politik

Idul Adha dan Hari Lahir Bung Karno, Pro-Mega Salurkan Kurban di Kampung Kelahiran Sang Proklamator

Jumat, 6 Juni 2025 | 17:44 WIB

NAWACITAPOST.COM — Suasana penuh syukur dan haru menyelimuti warga Kampung Pandean, Kelurahan Peneleh, Surabaya, pada Jumat (6/6/2025). Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Bung Karno, dua ekor sapi kurban diserahkan kepada warga kampung tempat kelahiran Sang Proklamator serta komunitas pengemudi ojek online “ARSAS”.

Penyaluran hewan kurban ini dilakukan oleh Pro-Mega Perjuangan, sebuah gerakan yang terdiri dari kader dan simpatisan PDI Perjuangan. Momen ini sekaligus menjadi bentuk syukur bahwa Bung Karno, bapak bangsa, dilahirkan di Kota Surabaya yang sarat dengan nilai sejarah dan perjuangan rakyat kecil.

“Di tahun ini, Idul Adha dan peringatan hari lahir Bung Karno dalam waktu yang sama menandakan semangat berkorban dan memberikan pencerahan adalah hal yang tidak terpisahkan,” ujar Achmad Hidayat, Koordinator Pro-Mega Perjuangan.

Baca Juga: Dari Bung Karno ke Wong Cilik: Semangat Kurban PDIP Surabaya Jadi Simbol Pengabdian

Dua ekor sapi berbobot masing-masing 500 kilogram dan 650 kilogram itu merupakan hasil gotong royong para kader dan simpatisan PDI Perjuangan. Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada warga Pandean dan komunitas ojek online sebagai bentuk nyata kepedulian sosial.

Achmad menegaskan bahwa gotong royong merupakan roh perjuangan partai dan komitmen untuk terus hadir bersama masyarakat, terutama kalangan akar rumput dan pejuang keluarga seperti para pengemudi ojek online.

“PDI Perjuangan itu bergotong royong untuk saling menguatkan, memperkuat kaum marhaen. Kita harus terus bergerak membersamai masyarakat seperti arahan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri,” tegasnya.

Baca Juga: 7.225 Paket Kurban Disalurkan, PKS Surabaya Terus Bergerak untuk Rakyat

Saiful Hari, Ketua RW 13 Kelurahan Peneleh, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian Pro-Mega Perjuangan. Dia juga mendoakan kesehatan dan kepemimpinan Megawati Soekarnoputri tetap berlanjut dalam Kongres ke-VI PDI Perjuangan.

“Bung Karno dan Ibu Megawati Soekarnoputri bukan hanya milik PDI Perjuangan, tetapi mereka adalah tokoh bangsa milik semua rakyat dan wong cilik,” ujar Saiful Hari.

Sementara itu, Herry Bimantara selaku Koordinator Pengemudi Ojol “ARSAS” mengapresiasi kepedulian yang tetap hadir meski masa pemilu telah usai. Baginya, perhatian tersebut adalah bukti bahwa PDI Perjuangan tak pernah meninggalkan rakyat.

Baca Juga: Achmad Hidayat Ajak Kibarkan Bendera PDI Perjuangan sebagai Api Ideologi di Bulan Bung Karno

“Kami senantiasa diperhatikan, walaupun momen pemilihan umum sudah usai. Semoga Ibu Megawati Soekarnoputri sehat dan dapat memimpin PDI Perjuangan di periode mendatang,” tutur Herry.

Achman menegaskan bahwa momentum sakral ini menjadi penanda kuat bahwa semangat pengorbanan, kebangsaan, dan kebersamaan harus terus dikobarkan.

Halaman:

Tags

Terkini