NAWACITAPOST.COM - Gibran Rakabuming, sebagai salah satu calon presiden dalam Pilpres 2024, menegaskan bahwa pemberian susu UHT gratis yang menjadi bagian dari program kampanye makan siang gratis dan susu UHT, ditujukan khusus untuk anak usia 2 tahun ke atas.
Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan stunting, yang merupakan fokus dari program kesejahteraan anak-anak yang diusung oleh pasangan capres dan cawapres Prabowo-Gibran.
Belakangan, program ini menuai beberapa kontroversi terutama terkait dengan pemahaman bahwa susu UHT tidak dianjurkan sebagai langkah pencegahan stunting.
Menanggapi hal ini, Gibran Rakabuming menegaskan bahwa susu UHT seharusnya hanya dikonsumsi oleh anak usia 2 tahun ke atas. Ia menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif dan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) untuk anak di bawah usia 2 tahun.
"Susu UHT hanya untuk anak 2 tahun. Di bawah itu tetap ASI dan MPASI," tegas Gibran Rakabuming sebagai respons terhadap kekhawatiran yang muncul.
Meskipun program ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, beberapa orang berpendapat bahwa program Gibran tidak memenuhi standar gizi yang diperlukan untuk efektif mencegah stunting.
Beberapa kekhawatiran muncul seiring dengan adanya perdebatan sebelumnya terkait pernyataan Gibran tentang asam sulfat dalam dialog dengan influencer di Jakarta Selatan.