NAWACITApost.com – “Kenapa harus pilih Anies Baswedan, karena kita mau membuktikan pluralisme yang kita hargai bukan hanya di bibir tapi dalam praktek nyata. Pemikiran-pemikiran yang moderat, membangun ke-Indonesiaan yang seutuhnya wajib kita terus perjuangkan,” kata Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di acara apal siaga perubahan, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 16 Juli 2023.
Pidato Surya ini, menurut pengamat upaya dia membela Anies yang dipersonifikasikan melekat dengan politik identitas.
Ya politik identitas, menjadi modal Anies dalam memenangkan Pilgub Jakarta tahun 2017. Walaupun Anies dalam hal tersebut tak aktif, tapi pembiarannya untuk pendukung dan relawannya, menggunakan ayat-ayat suci agama kepada pemilih yang tak memilih Anies, dianggap sebagai bagian skenario kemenangannya.
Kini Anies pun mendapat kehormatan untuk pidato di acara apel siaga perubahan. Anies yang sudah 9 bulan menjadi Bacapres, mengingatkan tentang perjuangan, untuk mewujudkan negara yang lebih adil.
Anies menyatakan, ribuan orang yang hadir di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, membuktikan kuatnya tekad dan komitmen akan adanya gerakan perubahan di Indonesia.
Namun Anies mengingatkan, dorongan akan perubahan harus dilandasi semangat, untuk menjaga persatuan.
Menurut Anies, adanya persatuan akan melahirkan pemerataan kesejahteran di Indonesia.
Kabarnya, Anies sudah dalam genggaman Partai Nasdem. Artinya setiap kali ia melangkah dan berucap diprediksi ada pesan khusus dari Partai nomor urut 5.
Yang jelas apel siaga perubahan, belum menyebut cawapres pendamping Anies. Yang ada dan terjadi Anies disuruh Surya Paloh pidato 'berseberangan' dengan pemerintah.
Sebab, apel siaga perubahan, selain tidak dihadiri Presiden Jokowi, juga enam (6) Ketua Umum partai politik koalisi pemerintahan Jokowi.