Jakarta, NAWACITAPOST.COM- Politisi Partai Gerindra, Kamrussamad menuding Menparekraf, Sandiaga Uno memanfaatkan kegiatan itjima Ulama Jawa Barat yang mendeklarasikan dukungan kepada Sandiaga Uno sebagai calon presiden pada gelaran Pilpres 2024.
“Saya khawatir ada sekelompok oknum yang bekerja secara sistematis bersama sandiaga sehingga tega melakukan eskploitasi identitas ulama,” kata Kamrussamad, Jumat (17/12/2021).
BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/12/17/diserang-isu-negatif-pengamat-politik-elektabilitas-airlangga-tinggi-ada-yang-panik/
Kamrussamad menyesalkan adanya deklarasi dukungan yang mengatasnamakan itjima Ulama pada Sandiaga yang saat ini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Dia menghimbau agar kepada para ulama dan umat Islam untuk tak termakan rayuan Sandiaga Uno yang rekam jejaknya, dia anggap belum begitu banyak untuk Umat Islam di Indonesia.
“Para ulama dan umat juga harus mengetahui sosok Sandiaga yang sebenarnya. Jangan melihat cover saja, track recordnya dalam 20 tahun terakhir ini, jejak dan kontribusinya terhadap perjuangan umat apa saja,” ujarnya.
“Saya khawatir ulama kita belum sepenuhnya mengetahui jejak sesungguhnya sosok Sandiaga. Karena itu harus Tabayyun lebih dahulu,” ucapnya.
Lebih lanjut dia menyebutkan, forum Itjima Ulama itu penuh dengan rekayasa dan ditunggangi oleh seseorang. Karena itu lebih baik adanya nafsu politik dengan kegiatan ini sebaiknya dihindari karena akan mengarah kepada politik identitas.
“Kami menghimbau kepada segenap ulam tokoh agama agar waspada terhadap upaya memecah belah sesama Umat. Dan mari kita wibawa dan kharisma ulam serta mengembalikan citra Ponpes sebagai pusat peradaban Islam,” bebernya.
Diketahui, tertulis dari antara sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Itjima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia (PII) se-Jawa Barat mendeklarasikan dukungan terhadap Sandiaga Uno sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Jumat, 17 Juli 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 19:08 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 14:10 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 09:10 WIB
Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 14:19 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 10:21 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 01:33 WIB
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:20 WIB
Minggu, 14 Juni 2026 | 17:27 WIB
Minggu, 14 Juni 2026 | 17:11 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 15:56 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 11:31 WIB
Senin, 8 Juni 2026 | 09:39 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB