Jakarta, NAWACITAPOST – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menjadi permbicangan publik setelah memberikan kritikan tajam kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini muncul karena BEM UI membuat sosial media dengan membuat meme Presiden Jokowi sebagai King of Lip Service dengan potrent Jokowi menggunakan mahkota.
Politisi Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitternya mengatakan bahwa mahasiswa sekarang tidak lagi pintar.
“Tenryata Mahasiswa UI sekarang sudah tak pintar-pintar seperti mahasiswa UI zama dulu, ya,” cuit Ferdinand aku Twitternya yang dikutip Nawacitapost, Rabu (30/6/2021).
Mantan politisi Demokrat ini menjelaskan bahwa banyak Universitas di Indonesia “anjlok” karena ulah mahasiswanya.
“Kualitasnya sekarang Cuma seperti ini. Pantes predikat Universitas-Universitas di Indonesia ini anjlok terjerembap. UI-nya saja begini. Bagaimana yang lain?.” ucapnya.
Baca Juga: https://nawacitapost.com/nasional/2021/06/29/tamparan-keras-jokowi-bagi-bem-ui
.Ferdinand mengungkapkan, bahwa terjadi anjloknya hal itu karena virus qadrun merusak generasi muda.”Virus kadrun memang bikin bodoh, jauhi, jangan rusak masa depanmu,” ucapnya.
Sementara itu, dalam cuitannya terpisah, Ferdinand menyebutkan bahwa mahasiswa BEM jangan menjadi boneka, dan belajar dengan baik.
“Untuk adek2 BEM, jangan jadi boneka. Jadilah dalang, belajar yang baik, siapkan diri baik2, jangan permalukan diri sendiri..!!,” cuitnya terpisah.
“Gus, mestinya narasimu bisa lbh cerdas, sekolah tinggi harusnya ilmunya jg tinggi. Gelar panjang harisnya mencerahkan.Tidak ada yg takut dgn itu semua, justru pendukung @jokowi berani melawan kebodohan yg tanpa adab dlm meme yg sama sekali tak patut disebut kritik itu.
Untuk diketahui, sebelumnya BEM UI pada Sabtu, 26 Juni 2021, melontarkan kritik kepada Presiden Joko Widodo yang disampaikan melalui unggahan di akun Twitter resmi @BEMUI_Official.
Dalam unggahan tersebut,BEM UI menyebut Presiden Joko Widodo sebagai “The King of Lip Service”. Kritik serupa sebelumnya pernah juga diterima Presiden dari sejumlah kalangan.
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB