Jakarta,NAWACITAPOST- Politisi PDIP, Ruhut Sitompul kembali berkomentar terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait pernyataannya yang menyebut Ibu Kota Jakarta saat ini memasuki fase genting terkait Covid-19.
Ruhut mengaku bahwa seharusnya Anies malu atas pernyataannya soal kondisi Jakarta yang tidak bisa dikendalikan terakit Covid-19.
Karena itu, ia pun ikut mentertawai aksi Anies Baswedan dengan menyebut Anies lupa bahwa dirinya adalah gubernur DKI.
Mestinya malu mengatakan DKI genting berkaitan penyebaran virus corona, yang ngomong lupa dirinya Gubernur ha ha ha,” cuitnya, dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Selasa (15/6/2021).
Lebih lanjut, ia melebeli Anies sebagai kadrun yang diangkat menjadi pemimpin.
Karena itu, ia menyarankan Anies agar kembali ke jalan yang benar
“Begitulah kalau kadrun jadi pemimpin ha ha ha masih juga diidolakan? Kembalilah ke jalan yang benar MERDEKA,” tukasnya.
Untuk diketahui, beberapa waktu terakhir wabah Covid-19 di DKI Jakarta kembali meningkat. Karena itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan cakupan vaksinasi COVID-19 di DKI Jakarta mencapai 7,5 juta penduduk pada akhir Agustus mendatang.
Hal tersebut disampaikannya usai melakukan peninjauan vaksinasi massal COVID-19 bagi masyarakat umum dan unsur pekerja, yang dilaksanakan di Rumah Susun Tanah Tinggi, Provinsi DKI Jakarta, Senin (14/06/2021).
“Saya tadi telah menyampaikan kepada Gubernur DKI untuk nanti di akhir Agustus, target 7,5 juta penduduk di Jakarta harus sudah tervaksinasi, ujarnya. Meskipun mengakui target tersebut cukup ambisius, namun Kepala Negara menegaskan hal ini harus dilakukan agar kekebalan komunal dapat segera dicapai. Untuk itu, ia meminta semua jajaran terkait bekerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Saya berharap kerja keras semuanya, baik di tingkat wali kota, kecamatan, kelurahan, dan seluruh puskesmas, dan rumah sakit yang ada di DKI Jakarta,” ujarnya.
Presiden menyampaikan, Provinsi DKI Jakarta memiliki tingkat interaksi dan mobilitas masyarakat yang tinggi, sehingga kecepatan pelaksanaan vaksinasi ini sangat menentukan keberhasilan upaya penanganan pandemi. Pemerintah, ungkapnya, juga akan memprioritaskan pemberian vaksinasi bagi masyarakat di daerah rentan. Salah satunya adalah kawasan pemukiman penduduk Rumah Susun Tanah Tinggi.
“Kenapa dilakukan di sini? Karena ini adalah kawasan padat yang interaksi antarmasyarakatnya sangat tinggi, sehingga diberikan prioritas untuk diberi vaksinasi. Bayangkan kalau di rusun ini, satu saja ada yang terkena, menyebarnya akan cepat sekali, sehingga vaksinasi sangat diperlukan di kawasan ini,” ujarnya.
Saat peninjauan, Presiden tampak didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma.
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB