Jakarta, NAWACITAPOST - DPP PDI Perjuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kesepakatan untuk melanjutkan kerja sama program pencegahan antikorupsi, yaitu pelaksanaan program Sistem Integritas Partai Politik (SIPP).
Kesepakatan ini terungkap dalam pertemuan antara jajaran DPP PDI Perjuangan yang dipimpin Sekretaris Jenderal, Hasto Kristiyanto dengan jajaran KPK yang dipimpin Plt. Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Wawan Wardiana, bertempat di Kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (14/04).
Wawan Wardiana mengapresiasi PDI Perjuangan yang selalu lebih maju dalam bidang manajemen kepartaiannya demi memastikan perekrutan serta penempatan individu yang baik sebagai caleg dan calon kepala daerah.
Wawan menambahkan bahwa PDI Perjuangan terus berusaha lebih baik dalam isu pendanaan parpol, sistem integritas hingga berbagai hal uang berkaitan dengan operasional partai politik.
Oleh karena itu, KPK akan mengajak parpol untuk melatih kader-kader terbaiknya untuk menjadi penyuluh antikorupsi sehingga ketika menjabat, maka semua komponen sistem integritas dapat diimplementasikan.
Hasto Kristiyanto dengan tegas menyatakan akan selalu bekerja sama dengan KPK, termasuk dalam rangka pelatihan penyuluh antikorupsi demi menyukseskan program SIPP.
Hasto juga mengusulkan agar KPK dapat menawarkan peserta untuk mendapatkan sertifikasi setelah mengikuti program SIPP ini.
"Nanti dilatih bersama KPK sehingga mendapatkan sertifikasi itu. Kami ada sekolah partai yang membuat pelatihan juga. Jadi, nanti bisa disatukan. Akan sangat bagus jika di setiap provinsi kami mempunyai penyuluh antikorupsi," ucap Hasto dikutip laman PDI Perjuangan.
Hasto menambahkan bahwa kerja sama PDI Perjuangan dan KPK akan sangat baik dalam upaya pencegahan korupsi. PDI Perjuangan memahami sepenuhnya bahwa KPK dibentuk sebagai salah satu wujud anamat reformasi, sebagai jawaban atas keadaan Orde Baru dimana KKN nya sangat luar biasa.
"PDI Perjuangan memberikan dukungan kepada KPK untuk melaksanakan ini. Kami akan kirimkan surat resmi penunjukan LO," tambah Hasto.
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB