Baca Juga : Pengakuan Eks FPI : Munarman Hadir Saat Anggota FPI Dibait ISIS
Kalah Debat, Munarman Siram Air Ke Tamrin Tamagola (Pengamat Sosial) di acara TV One beberapa tahun lalu
Jika ditelusuri berdasarkan rekam jejak dari Munarman. Saat talk show di acara TV One, di tengah debat, ia begitu mudahnya menyiram air ke muka pegamat sosial Tamrin Tamagola. Pasca tewasnya 6 FPI di Tol Cikampek. Munarman seakan berada digaris depan membela dengan membabi buta.
Baca Juga : 19 dari 26 Tersangka Teroris adalah FPI, Petinggi Pusat Diduga Terlibat
Yang bisa dilakukannya hanya menyalahkan pemerintah ; aparat penegak hukum, terutama polisi. Segala cara dilakukannya. Tanpa konfirmasi atau kroscek, gestur tubuhnya berupa telunjuk tangan dan sorot matanya menatap tajam kepada aparat penegak hukum.
Terkait bentakan Munarman ke Jaksa di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (24/3/2021). Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak mengingatkan soal marwah persidangan itu sudah diatur sesuai ketentuan dalam KUHAP. Tata cara mekanisme persidangan harus dihormati dan dihargai sebagai wujud penghormatan kepada marwah negara hukum," kata Ketua Komjak.
Seperti dilansir detik.com, Barita menekankan bahwa perdebatan dalam persidangan sah dan boleh dilakukan. Namun dia menekankan perdebatan itu tetap harus berdasarkan etika dan sopan santun di dalam persidangan.
"Etika, sopan santun tata krama dan prosedur di semua proses pemeriksaan pengadilan sudah ada dasar hukum sebagai pedomannya dan mengikat semua, jadi perbedaan pendapat, dialog menyangkut mekanisme dan lain-lain, dalam persidangan boleh-boleh saja dan diselesaikan dimusyawarahkan di ruang pengadilan secara bebas dan prinsip saling menghargai dan dipertimbangkan serta diputus oleh hakim," tegasnya.
Mungkin bagi Munarman, dalil dan argumen hukum sudah menjadi bendera putih alias menyerah. Namun ada cara diluar hukum dengan kekerasan melekat, serta jumlah massa banyak untuk dikerahkan dalam unjuk rasa bisa mengalahkan keputusan hakim.