Kamis, 4 Juni 2026

Berhasil Turunkan Baliho HRS dan Bubarkan FPI, Anggota DPR Usulkan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Diberi Penghargaan

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 23 November 2020 | 17:11 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST –  Pangdam Jaya tak terbersit  dalam hatinya untuk mengejar penghargaan. Karena telah berhasil menurunkan baliho HRS di wilayah Jabodetabek sebagai wilayah hukumnya.

Baca Juga : IPW, Neta S Pane ke TNI : Turunkan Baliho Rizieq di Seluruh Indonesia



PENGHARGAAN itu justru terucap dan diusulkan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Agar memberikan pernghargaan khusus kepada Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, jelas Luqman.

Ketegasan Pangdam Jaya bertindak tepat menjadi alasan Luqman  memuji. Pasalnya, dengan tindakan tersebut propaganda dan provokasi dari  kelompok radikal  ini berhenti total. Tak ada kata dan pawai yang biasanya kerap dilakukan kelompok ini. Hasilnya rasa aman dan damai di masyarakat  terus terjadi dan bertumbuh subur akhir-akhir ini.

Berikut cuitan  Twitter pribadinya Politisi  DPR Fraksi PKB ;

“Sdr Panglima TNI Yth., saya anggota DPR Fraksi PKB. Saya usul, Pak Panglima TNI berikan penghargaan khusus kepada Pangdam Jaya atas tindakan tegas bersama jajaran menciptakan kembali rasa aman dan damai umat. NKRI harga mati! Hidup TNI. Hidup Rakyat!,” kata Luqman melalui akun Twitter pribadinya, @LuqmanBeeNKRI, Sabtu (21/11).

Bahkan,  Luqman mengkritik sejumlah pihak yang mempersoalkan TNI turun tangan menertibkan spanduk dan baliho Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. Luqman heran dengan sikap sejumlah elit yang masih memuji Habib Rizieq. Padahal, HRS dan kelompoknya sering melanggar aturan.



Ternyata  cuitan Luqman Hakim lewat Twitternya mendapat respon positif dari warganet. Mereka turut memuji sikap tegas Pangdam Jaya.

Cuitan senada memuji tindakan TNI  dissampaikan  @conk_farid, “Pangdam Jaya mengajarkan kepada masyarakat bahwa TNI selalu siap sedia melindungi dan menciptakan rasa aman dan nyaman,” tulisnya.

Ketegasan beliau (Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung) bisa dijadikan contoh dan teladan untuk semua jajaran anggota.  Bravo TNI,” sambungnya.

Bahkan kelompok ini pimpinannya menyerukan untuk penggal kepala seperti yang terjadi di Perancis. Jadi,  apakah sampai perlu terjadi dulu? Baru  pihak-pihak yang mempertanyakan tindakan TNI, diam dan berhenti berkomentar.

Tindakan TNI ini adalah bentuk pencegahan, Jika tidak dilakukan, maka kelompok radikal akan berbuat semena-mena dan membuat aturan sendiri.

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB