Surabaya NAWACITAPOST - Kampanye Pilkada Surabaya 2020 semakin memanas. Para relawan Sahabat Machfud dan Gempar (Gerakan Millenial Pendukung Machfud Arifin) yang telah lama turut mengkampanyekan Machfud Arifin - Mujiaman dikabarkan telah merubah dukungannya dan bergabung dengan relawan KMS – ERJI untuk memenangkan Eri Cahyadi dan Armuji sebagai Cawali – Cawawali Kota Surabaya periode 2021-2026.
Hal ini dibantah langsung oleh Samsul Arifin koordinator Relawan Gempar.
Dalam hal ini, Ia menegaskan sudah men-chek ratusan nama-nama seluruh relawan Gempar, namun tidak ada nama Wildan disitu.
" Saya memang mendengar ada seorang bernama Wildan yang mengaku sebagai Relawan Gempar. Sampai saat ini saya tidak mengenal nama tetsebut dan sudah saya chek di list Relawan namun tidak ada datanya," ujarnya ditemui NAWACITAPOST di Posko Pemenangan Machfud Arifin - Mujiaman jalan Basuki Rahmat, Jumat (6/11/20).
Hal ini, menurut Samsul, adalah sebuah fitnah dan adu domba karena Relawan Gempar sampai saat ini masih solid mendukung Paslon nomor 2 dalam setiap pergerakannya.
" Kami masih solid mensosialisasikan program-program MA-Mujiaman kepada masyarakat Surabaya," ujarnya.
Ditanya tetkait tindak lanjutnya, Samsul menegaskan sudah berkomunikasi dengan tim internal Paslon 2. " Ini adalah Fitnah dan upaya adu domba bagi saya dan Relawan Gempar, kami akan mempelajarinya dan apabila pantas maka akan kami lakukan upaya hukum " tegas Samsul.
Dijelaskan, Gempar adalah Relawan sukarela yang terbentuk dari kaum Millenial seluruh kecamatan yang ada di Surabaya.
" Ada kesamaan visi misi kaum millenial dengan bapak Machfud, maka itu kami membentuk wadah Relawan untuk mendukung dan memenangkan Paslon 2 dengan sukarela," ujarnya.
Ia juga menambahkan, upaya ini dilakukan oleh paslon lain untuk penggembosan dan mempengaruhi opini publik, tapi Samsul kembali meyakinkan bahwa Relawan Gempar tetap solid.
" Dengan klarifikasi ini saya berharap semua Relawan Gempar tidak terpengaruh, dan tetap satu hati berjuang untuk kemenangan Machfud Arifin - Mujiaman," tegasnya.
Senada dengan itu, Direktur Relawan tim pemenangan MA-Mujiaman, Bagiyon menjelaskan selain Gempar ada lagi yang namanya Sahabat MA. Menurut Bagiyon, ini hanya sebuah akun dan tidak terdaftar resmi di barisan relawan. " Setiap relawan yang bergabung di MA Center pasti akan terdaftar dan punya sertifikat," ucapnya.
" Silahkan, saya menghormati dia mau pindah kemana, tapi saya tidak merasa kehilangan karena memang secara administratif dia tidak terdaftar di list relawan kita," kata politisi Gerindra ini.
Kalau memang masih mengaku-ngaku sebagai relawan Machfud Arifin, Bagiyon menantang agar yang bersangkutan dapat menunjukkan bukti sertifikatnya.
" Sekali lagi ini adalah Hoax, ini ketuanya masih ada disini. Tidak mungkin Gempar kemana-mana karena mereka adalah bagian dari tim survey MA-Mujiaman. Dalam hal ini kita tidak ada pemutusan, artinya Gempar masih ada ditempat kita," tegas Bagiyon.
Fenomena seperti ini sudah biasa, menurut Bagiyon disetiap Pilkada pasti ada yang menggunakan cara-cara seperti ini. " Gerakan-gerakan seperti ini sudah kami pahami dan hafal. Maka dari itu kita sudah mengantisipasi dengan pembentukan Satgas dari Relawan untuk mengawal proses demokrasi Pilkada di Surabaya agar dilakukan dengan cara santun dan bermartabat," tandasnya. (BNW)
Editor: Admin 1
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Jumat, 17 Juli 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 19:08 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 14:10 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 09:10 WIB
Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 14:19 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 10:21 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 01:33 WIB
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:20 WIB
Minggu, 14 Juni 2026 | 17:27 WIB
Minggu, 14 Juni 2026 | 17:11 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 15:56 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 11:31 WIB
Senin, 8 Juni 2026 | 09:39 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB