Kamis, 4 Juni 2026

Tommy Suharto Mepertegas Hubungan Cendana Bersama HTI

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 24 Agustus 2020 | 11:18 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST-Setelah tak mengibarkan bendera Partai Berkarya. Putra bungsu Presiden kedua Soeharto yang biasa disapa pangeran cendana, Tommy Soeharto berkicau soal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) lewat media soal Twitter @Tommy_Soeharto.

Baca Juga : Muchdi PR Kibarkan Bendera Partai Berkarya, Tommy Soeharto Hanya Menatap



Mantan suami Ardhia Pramesti Regita Cahyani alias Tata ini menyatakan bahwa era ayahnya HTI bukan ancaman. Mereka ini, kata Ayah dari Dharma Mangkuluhur dan Gayanti Hutami cuma kumpulan jamaah yang berdiskusi tentang prototype kepemimpinan Islam, tulis twiternya tersebut.

Era Presiden Jokowi, HTI dibubarkan melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 tahun 2017 (Perppu Ormas). Bahkan peraturan pemerintah ini telah diperkuat melalui keputusan sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara

Kenapa  ormas ini harus dibubarkan? Pasalnya HTI disebut hakim terbukti berkeinginan mengubah negara Pancasila menjadi khilafah, lewat berbagai rekaman, salah satunya "ikrar ribuan mahasiswa Intitut Pertanian Bogor, Maret 2016, yang bersumpah sepenuh jiwa yakin bahwa paham sekuler hanyalah sumber penderitaan rakyat," tegasnya.

Jelas dan tegas sikap Presiden Jokowi akan hal ini. Tak ada kompromi dan negosiasi untuk ormas yang ingin mengubah negara Pancasila.

Sehingga HTI yang diketuai Rokhmat S.Labib dibubarkan. Sebab jelas-jelas merusak sendi berbangsa dan bernegara. Mengoyak keutuhan umat beragama dalam bingkai Bhineka Tunggak Ika yang majemuk. Itulah yang dipandang perlu dan harus dilaksanakan pemerintahan Jokowi.

Lieus Sungkharisma,  Najawa Shihab, Tommy Soeharto dan Ichsanudin Noorsy

Sedang saat era Soeharto. Kita tahu bersama banyak pembungkaman terjadi. Mahasiswa, Media, Ormas dan Organisasi Politik termasuk Parpol,. Yang kesemuanya itu tidak sejalan dan tidak sepaham dengan Cendana pasti diberangus dan dibubarkan dengan berbagai cara.

Mungkin saat Soeharto HTI dibiarkan, karena ormasi ini tidak dibungkam melainkan ‘dipelihara’ menjadi macan ompong yang sedang tidur. Tak berani menyatakan mengubah negara Pancasila. Ormas ini hanya diam dan bergerak ditempat atas kemauan Presiden kedua itu.

Pantas saja pemilik toko grosir GORO ini menyatakan bahwa HTI tak berbuat apa-apa di era ayahnya. Hal ini mempertegas bahwa Tommy Soeharto (baca : Cendana) punya hubungan bersama HTI tak bisa dibantahkan.

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB