Anies Baswedan Mengaku Senang Angka Kasus Positif Covid-19 Harian di Jakarta Naik
Kedua flyover itu nampaknya membuat Gubernur Jakarta, Anies Baswedan riang dan gembira. Apa sebab? Flyover itu kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyerupai tapal kuda atau telapak kaki kuda yang dibawahnya di dikasih besi, bila dilihat gambar atau video yang disorot dari udara.
Bukan cuman itu saja perintahnya. Penghijauan di sekitar flyover itu harus memunculkan warna yang memiliki kesan eksotis dan tentunya estetika. Dan perintah itu ditujukan kepada Dinas Pertamanan Jakarta.
Suami dari Fery Farhati rencananya bakal mewarnai genteng rumah warga di sekitar dua ruas jalan tersebut supaya estetika atau keindahannya nampak jelas. Hal itu sah dan tidak ada salahnya juga.
Sebenarnya ada masalah yang lebih urgen dan harus diatasi. Banjir salah satunya. Seperti diprediksikan bahwa bulan Agustus akhir ini instensitas hujan setiap harinya bakal diguyur hujan dengan intensitas yang bervariatif. Jika antisipasinya tidak disiapkan dari sekarang. Siap-siap saja Jakarta bakal dikepung banjir.
Toa untuk Mengatasi Banjir Vers Gubernur Jakarta, Anies Baswedan
Memang ada penanganan untuk mengatasi banjir, tapi tidak ke pokoknya yaitu pembersihan dan penggalian kali, sungai ataupun terkait dengan itu yaitu gorong-gorng. Melainkan membeli toa yang harganya mencapai 4 milyar rupiah.
Gunanya untuk memberitahu warga jika banjir tiba supaya cepat-cepat mengungsi. Kabarnya pembelian toa juga sempat ditolak ayah dari Mutiara Annisa Baswedan. Karena spek dan dan kelengkapannya tidak sesuai, malah dirinya menyalahkan BPBD Jakarta untuk pembelian toa tersebut.