Minggu, 19 Juli 2026

Anies Mengelabui Rakyat Dengan Istilah yang Berbeda

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Selasa, 14 Juli 2020 | 14:33 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST-Restu Anies mengijinkan reklamasi-perluasan kawasan Ancol disorot pengamat politik Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti.

Sorotan tersebut terkait belum ada konsultasi dengan Parlemen Kebon Sirih. Ray menganggap izin Gubernur Jakarta secara sepihak ini tidak benar. Sikap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tidak mencerminkan pengelolaan administrasi pemerintahan secara baik dan benar, itu diungkapkannya dalam acara Kompas Petang Minggu (12/7/2020).

Diserang bertubi-tubi Anies tak tinggal diam, dia mengatakan bahwa menolak dengan sebutan reklamasi, melainkan hanyalah pengembangan kawasan Ancol.

Anies Baswedan di Lokasi Reklamasi Ancol

Menurut Ray, Anies suka main dengan istilah yang berbeda. Reklamasi itu pengembangan kawasan,baik yang menempel dengan daratan ataupun membentuk pulau baru.

Lebih dari itu Ray juga mempersoalkan anggaran apakah dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (APBD) atau pihak Swasta. Pokoknya Anies selalu menabrak aturan yang dibuat sendiri.

Kebijakan Anies yang kontroversial ini mulai diganggu oleh mereka yang mendukungnya saat Pilkada Jakarta. Anies. Wajah lembutnya ternyata menimbulkan pro kontra.

Terbukti apa yang di ucapkan mantan Presiden Amerika Serikat dan perkataan tersebut sering diucapkan Ahok bahwa sikap asli seseorang bisa dilihat dan diuji ketika diberi jabatan publik.

Anies, ternyata bisa berubah sikapnya ketika diberi jabatan. Lain kata dan perbuatan kerap dilakukannya. Saat Pilkada menolak setelah menjabat Gubernur menyetujui itu mungkin sudah biasa baginya.

Meminjam perkataan Ray Rangkuti, Anies ini selalu menggunakan istilah atau perkataannya dalam setiap kebijakannya. Akhirnya para pendukungnya pun bisa dikorbankan.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini