Baca Juga : Indonesia Tolak Khilafah, Internasional juga Sama
Seperti dikatakan Ayik Heriansyah salah seorang Pengurus LD PWNU Jabar melalui tulisan di media sosial Facebook yang menyebutkan Hitbuz Tahir Indonesia (HTI) salah satu kelompok yang jelas-jelas anti pancasila, karena HTI sama sekali tidak mempunyai history standing (pijakan sejarah) untuk komentar soal Pancasila. HTI juga tidak mempunyai legal standing (pijakan hukum) untuk berbicara soal Pancasila karena HTI menolak Pancasila sebagai ideologi negara yang sah. HTI pun tidak mempunyai moral standing (pijakan moral) untuk membahas Pancasila karena HTI tidak ikut merumuskan dan menyepakati Pancasila sebagai dasar negara. Terlebih HTI juga sudah dibubarkan Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2017 dan diperkuat dengan Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bahwa HTI adalah organisasi terlarang.
Dari penjelasan di atas tersebut, semakin jelas bahwa kelompok yang mengaku membela Pancasila, ternyata tujuannya bukan itu, melainkan ingin mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi mereka. Salah satu caranya, dengan memecah belah sesama anak bangsa. Maka, sudah seharusnya Pemerintah bertindak tegas kepada kelompok ini, serta masyarakat juga harus bersatu. Seruan dari tokoh-tokoh bangsa juga terus digelorakan, bahwa yang tidak mengakui Pancasila sebagai ideologi, sepatutnya keluar dari NKRI. Ternyata, para tokoh bangsa ini menyadari betul, kelompok ini, punya rencana yang tidak sejalan dengan para ulama NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam.