Kamis, 4 Juni 2026

Koalisi Nasionalis Solid, PKS dan Demokrat Tersudut

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Jumat, 26 Juni 2020 | 14:16 WIB
Jakarta, Nawacitapost-Ketegangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri sudah menjadi rahasia umum. Ya, SBY sebagai Capres 2004 adalah titik dimana Megawati tak menganggap SBY sebagai teman politik yang setia.

Baca Juga : Silaturahmi AHY Ke Partai Golkar, Meredam Manuver Nazarudin


SBY jadi presiden,  Megawati ogah bergabung dikabinetnya. Kemudian setalah SBY tak menjabat sebagai Presiden segala cara ditempuhnya mulai bertemu Jokowi dan mengutus Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Jokowi dan Megawati hasilnya tetap sama, tak ada hasil yang berarti untuk komposisi kabinet.

Seperti diketahui bahwa  walaupun AHY sudah diterima Jokowi yang didampingi anak pertamanya, Gibran di Istana Negara, bahkan  Gibran pun memasak gudheg bubur lemu,  mereka pun bersantap.  Kemudian berlanjut ke kediaman Megawati di teuku Umar didampingi anaknya Puan di Teuku Umar 56 hanya jamuan makan siang di hari raya Idul Fitri 2019, tak lebih dari itu, ternyata ganjalan masih ada diantara Megawati dan SBY, seperti terungkap dari pengurus Partai Demokrat yang tak mau disebutkan namanya.

Merasa tak mendapat teman berarti dalam politik, maka mau tak mau Demokrat kembali berteman dengan PKS lewat kepentingan di Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Langkah kedua partai ini ternyata membuat solid partai nasionalis.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB