Surabaya NAWACITA - Perhelatan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2020 semakin santer dibicarakan, baik oleh Tokoh-tokoh Politik sampai ke warung-warung kopi. Masa kepemimpinan Risma-Wisnu Sakti di Surabaya memang harus berakhir di Tahun 2021, maka dari itu pilwali kota Surabaya kali ini lebih menarik dibanding 2015 lalu.
Menarik untuk dicermati, banyak tokoh dikabarkan akan bertarung berebut Kursi Walikota dan Wakil Walikota Surabaya. Dari tokoh Nasional, Lokal, maupun dari politisi. Berbagai spekulasi pasangan calon juga banyak dihembuskan.
Baca juga : Serius Maju L1, Machfud Arifin Incar Rekom PAN
Saat ini yang santer dibicarakan adalah kemunculan Machfud Arifin (MA) sebagai Bacawali yang menurut Timsesnya sudah mengantongi Rekom beberapa Partai. Mantan Kapolda Jatim sekaligus mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Maruf amin di Jawa Timur ini disebut sebagai kandidat yang kuat untuk disetarakan nama-nama besar yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surabaya yang mengantongi 15 kursi di Pileg lalu dan berhak mengusung calonnya sendiri.
Dalam perjalannanya, MA sudah banyak berkoordinasi baik ke tokoh Masyarakat maupun ke Pengurus Partai-partai setempat supaya semakin banyak dukungan yang akan dia dapatkan sebagai bekal nantinya. Posko 'Surabaya Maju' milik MA juga sudah mulai dikunjungi masyarakat Surabaya yang mendukungnya.
Baca juga : Elektabilitas dan Popularitas Kader NU Tertinggi di Survey Pilwali Surabaya
Berkesempatan berkunjung ke Posko 'Surabaya Maju' Jl. Basuki Rahmat (Kamis, 16/1/20) reporter Nawacitapost sempat ditemui Mujirejo (Cak Muji) selaku team komunikasi kemenangan Machfud Arifin dan melihat beberapa tokoh Partai hadir disitu.
Mantan Direktur komunikasi politik TKD Jawa Timur menyatakan SIAP untuk bekerja sepenuh hati dan tenaga memenangkan MA menjadi walikota apabila nantinya minimal 10% rekom dari partai-partai yang ada di Dewan Surabaya sudah sah.
Baca juga : Disebut Pantas Bersanding Dengan Wisnu Sakti, Lia Istifhama Tidak Takabbur
" Insya Allah sudah ada 5 (lima) Partai yang menyatakan dukungan ke Pak MA," ujarnya.
Partai apa saja ? Cak Muji hanya tersenyum," Tunggu tanggal mainnya," jawab Ketum Komunitas Peduli Indonesia (KOPI) ini.
Bersamaan dengan itu, Maqdar Abdulloh (Gus Magdar) orang dekat Dwi Astutik Bacawali dari kalangan nahdliyyin hadir dan ditemui Mujirejo.
Baca juga : Datang Ke Rakercabsus Gerindra Surabaya, Machfud Arifin Optimis Dapat Rekom
Usai perbincangan, kepada Nawacitapost Gus Magdar menyatakan hanya kunjungan biasa.
" Hanya silaturrahmi dan bincang-bincang kecil masalah Pilwali Surabaya. Kebetulan saya dan Cak Muji dulu bersama-sama mendukung Jokowi-Maruf di Posko ini," ujarnya.
Ditanya terkait kedua calonnya dapat bergandengan di PilWali Kota Surabaya nanti, Magdar tidak menampik hal itu bisa saja terjadi.
" Dalam politik semua bisa terjadi, mohon doanya saja. Semua demi kepentingan masyarakat Surabaya," tandasnya. (BNW)