Kamis, 4 Juni 2026

Amien Rais Tuding Mahfud MD Tak Paham IT di KPU

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Minggu, 5 Mei 2019 | 09:20 WIB
Jakarta NAWACITA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dituding tidak paham IT di KPU (Komisi Pemilihan Umum). Tudingan tersebut dilontarkan oleh Amien Rais, terkait pernyataan Mahfud MD yang menyebutkan bahwa tidak ada kecurangan pada Pilpres 2019 di KPU.

Politisi PAN yang juga Ketua Dewan Pengarah Tim BPN Prabowo-Sandi itu bahkan mengatakan, bukan kapasitas Mahfud MD yang menentukan ada atau tidaknya kecurangan Pilpres 2019 di KPU, melainkan Tim BPN.

"Saya tidak mau mengulangi kesalahan Mahfud MD, tidak tahu IT, tapi sok tahu. Kemarin itu kan diundang KPU dan bilang tidak ada kecurangan," ucap Amin Rais, Sabtu (4/5).

Ia menyebutkan, yang bisa membuktikan ada atau tidaknya kecurangan Pemilu 2019 yang telah dilakukan KPU adalah ahli IT, bukan Mahfud MD.

Amien mengaku dirinya sudah mendapat banyak laporan dari para ahli IT pendukung Paslon Nomor Urut 02 yang menyebutkan ada kecurangan Pemilu 2019 yang dilakukan KPU secara sistematis dan massif untuk memenangkan Paslon Nomor Urut 01 pada Pilpres 2019.

"Jadi saya dapat laporan bahwa telah terjadi kejahatan pemilu yang sistematis dan massif saat ini. Nanti akan kami bongkar, biar rakyat tahu betapa rezim dan KPU ini jahat," katanya.

Soal Ketua Umum PAN yang bertemu Presiden Jokowi di Istana beberapa waktu lalu, Amien pun memastikan bahwa partainya tidak akan merapat ke Pasangan Calon Nomor Urut 01.

PAN, kata dia, masih setia dan solid berada di kubu Paslon Nomor Urut 02 sampai saat ini.

Pertemuan antara Ketum PAN dengan Jokowi di istana beberapa waktu lalu, dikatakannya bukan untuk membahas mengenai Pilpres 2019, tetapi membahas tentang Pilgub Maluku di mana PDI-P dan PAN mendukung pasangan cagub Murad Ismail-Barbanas Ornoyang.

Partai lain yang mengusung Paslon Murad Ismail-Barbanas Ornoyang adalah Partai Gerindra, PPP, Partai NasDem, Hanura, dan PKB.

"Itu omong kosong tidak ada sama sekali soal PAN keluar dari koalisi. Tidak mungkin itu. Pak Zoel itu datang ke Istana sebagai Ketua MPR dan Ketum PAN, karena Murad Ismail itu kita dukung kan. Jadi tetek bengek dengan Jokowi itu tidak ada," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua MPR Zulkifli Hasan yang juga Ketum PAN bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara untuk membahas berbagai hal, salah satu pembahasan kedua tokoh tersebut adalah mengenai pelantikan Gubernur Maluku Murad Ismail.

Tidak hanya Jokowi dan Zulkifli, pada pertemuan itu juga hadir Ketum NasDem Surya Paloh dan Sekjen PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB