Dalam pertarungan Pilkada ini, suara dari kalangan Nahdliyin serta dukungan dari para kiai dan ulama menjadi faktor krusial. Ketiga pasangan calon memiliki basis yang kuat di kalangan religius, sehingga dukungan dari kelompok ini akan sangat menentukan.
Baca Juga: Pjs Bupati Blitar Turut Suarakan Kampanye Pilbup Damai
Menurut hasil survei sementara, pasangan Khofifah-Emil masih unggul dengan elektabilitas sebesar 57,3%, diikuti oleh pasangan Risma-Gus Hans dengan 22,7%, dan Luluk-Lukman di posisi ketiga dengan 2,2%. Meski demikian, swing voters yang mencapai 17,8% masih berpotensi mengubah peta dukungan dalam waktu dua bulan ke depan. Pertarungan ini akan menjadi medan gagasan dan kesetiaan pendukung untuk menentukan siapa yang akan memimpin Jawa Timur pada periode mendatang. ***