Kamis, 4 Juni 2026

Mengejar Podium Tertinggi Ritmik 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Selasa, 9 Juli 2024 | 10:32 WIB
Mengejar Podium Tertinggi Ritmik 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024 (Foto: Gymnastics Indonesia)
Mengejar Podium Tertinggi Ritmik 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024 (Foto: Gymnastics Indonesia)

NAWACITAPOST.COM - Ambisi besar diapungkan Halida Kaia Alkhusna dalam mengikuti 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024. Ia ingin meraih hasil terbaik pada ajang yang dilangsungkan di British School Jakarta (BSJ).

Turun pada disiplin ritmik, Halida sudah melakukan persiapan yang matang. Ia berlatih keras supaya bisa naik podium tertinggi sebagaimana yang pernah dialaminya pada Indonesia Open 2023.

Pada tahun lalu Halida menjadi juara pada nomor all round dan bola. Kali ini dara berusia 11 tahun tersebut turun pada empat nomor yaitu free hand, bola, hoop, dan gada.

"Persiapan dari tahun lalu, habis Indonesia Open sudah langsung fokus menyiapkan buat tahun ini karena bergengsi dan senang soalnya bisa numbuhin kepercayaan diri aku. Saya ingin juara lagi," kata Halida.

Baca Juga: PON XXI Aceh-Sumut Tetap September, KONI DKI Jakarta Imbau Dukungan Masyarakat

Pesenam nasional Sutjiati Kelanaritma, menjadi idola dari Halida. Ia ingin mengikuti jejak sosok yang dikaguminya tersebut.

"Kebetulan saya sepupuan juga dengan Sutji. Sering latihan bareng dan memang sama-sama ingin membanggakan Indonesia," ucapnya.

Terlaksananya 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024 tak lepas dari dukungan sponsor. Alita menjadi sponsor utama dan didukung oleh Taspen, British School Jakarta, Taishan, Brick, Global Vista, serta Primaya Hospital yang membantu untuk disiplin trampoline.

Serupa dengan Halida, pesenam dari klub Poza Sport Academy, Sharon Michelle, juga bertekad menjadi juara pada 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024. Demi mewujudkannya ia secara rutin melakukan latihan mandiri di rumahnya.

Baca Juga: Panahan Berjaya Berikan Tujuh Emas untuk Indonesia

"Karena tidak setiap hari ketemu pelatih, palingan seminggu tiga kali, jadi saya berlatih mandiri. Tapi sebulan terakhir saya rutin dengan pelatih dan berhubung lagi libur sekolah jadi latihan pagi dan sore," ujar Sharon.

Indonesia Open tahun ini merupakan debut untuk Sharon. Pada dua edisi sebelumnya yang dilaksanakan pada 2022 dan 2023, wanita berusia 15 tahun tersebut tidak ambil bagian.

"Semoga bisa kasih yang terbaik untuk Tuhan dan orang tua karena saya tahu orang tua sudah kerja keras dan saya juga. Saya tahu kemampuan saya seperti apa. Saya harap bisa kasih yang terbaik," tuturnya.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini