NAWACITAPOST- Sekitar 30 jenazah yang tersimpan di kamar mayat Rumah Sakit Sanglah Denpasar, Bali, dikremasi, Senin (9/11/2020).
Diketehui bahwa, Puluhan jenazah tersebut berstatus terlantar. Hal ini disampaikan oleh Direktur Perencanaan Operasional dan Umum RS Sanglah Ni Luh Dharma Kerti Natih."Ada jenazah yang tidak teridentifikasi dan tidak diambil pihak keluarga," ujarnya.
Baca Juga : Donald Trump Dinanti Oleh Hukum Terkait Kasus Pajak dan Pelecehan Seksual
Kerti menjelaskan, 30 jenazah itu sudah tersimpan di kamar mayat sejak 2017 sampai 2020. Terdiri jasad utuh, orok dan kerangka. Kremasi massal itu bertujuan untuk mengurangi banyaknya jenazah di ruang forensik sehingga kapasitas layanan penyimpanan jenazah bisa ditingkatkan.
Sebelum dilakukan kremasi massal, 30 jenazah itu sudah mendapatkan surat pembebasan dari kepolisian, yang berarti jenazah tidak lagi digunakan untuk kepentingan penyelidikan suatu kasus kejahatan. Setelah dikremasi, abu jenazah akan dihanyutkan di pantai Matahari Terbit, Sanur. "Semoga seluruh jenazah yang dikremasi mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan," tandasnya.
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 26 September 2026 | 20:44 WIB
Sabtu, 26 September 2026 | 20:44 WIB
Sabtu, 26 September 2026 | 20:43 WIB
Sabtu, 26 September 2026 | 20:43 WIB
Jumat, 25 September 2026 | 21:25 WIB
Jumat, 25 September 2026 | 19:12 WIB
Jumat, 25 September 2026 | 10:49 WIB
Jumat, 25 September 2026 | 10:49 WIB
Kamis, 24 September 2026 | 20:17 WIB
Kamis, 24 September 2026 | 20:16 WIB
Kamis, 24 September 2026 | 20:16 WIB
Kamis, 24 September 2026 | 16:16 WIB
Kamis, 24 September 2026 | 16:15 WIB
Selasa, 22 September 2026 | 21:00 WIB
Selasa, 22 September 2026 | 20:59 WIB
Selasa, 22 September 2026 | 17:32 WIB
Selasa, 22 September 2026 | 12:07 WIB
Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB
Senin, 21 September 2026 | 20:40 WIB
Jumat, 18 September 2026 | 20:36 WIB