nawacita-awards

Proyek pembangunan jalan dusun II Desa Maziaya, terkesan dikerjakan asal-asalan

Jumat, 11 Agustus 2023 | 15:29 WIB

NAWACITAPOST.COM, Nias Utara - Masyarakat pada umumnya sangat menginginkan pembangunan infrastruktur guna kemajuan ekonomi, namun disisi lain ; terkadang pembangunan tersebut dijadikan sebagai ajang untuk mencari keuntungan pribadi oleh rekanan atau pemborong dengan cara-cara yang tidak halal seperti pengurangan kualitas atau volume, sehingga pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Hal itulah yang acap kali terjadi saat ini, salah satunya pada pembangunan jalan di Dusun II Desa Maziaya kecamatan Lotu. Dimana, masyarakat setempat merasa kecewa dengan mutu atau kualitas pekerjaan yang dikerjakan oleh CV 888 SETIA, diduga dikerjakan hanya asal-asalan dan terkesan mencari keuntungan dengan cara-cara yang tidak halal atau curang.

Salah seorang penghibah tanah bernama Ramalan Zega, mengucapkan rasa kekesalan dan kekecewaan atas pembangunan jalan di Dusun II Desa Maziaya Kecamatan Lotu.

-


“ saya selaku penghibah tanah merasa kecewa dengan hasil kerja rekanan pada pembangunan jalan tersebut, oleh karenanya mutu atau kualitasnya sangat diragukan dan saya yakin pekerjaan itu tidak sesuai dengan perencanaan awal, baik masalah volume, maupun masalah item pekerjaan yang dilaksanakan “, ujar Ramalan . Ditambahkan, “ perlu juga saya sampaikan bahwa dijalan yang sudah dibangun itu, sedikitnya ada dua pokok kayu besar yang belum dibongkar akarnya, tapi kini sudah ditimpa pakai batu atau bukho agar tidak nampak, jadi saat itu saya ada niat beritahukan hal ini kepada pengawas, namun saya tidak melihat dan tidak mengetahui siapa pengawas dari dinas PU, dan itu bisa kita buktikan akar pohon kayu itu sekalipun sudah ditimpa dengan batu “, tegas Ramalan.

“ Selain daripada akar kayu yang belum dibongkar, juga masalah penyusunan batu yang terkesan asal-asalan, sehingga ketika di walas; batu rata dengan tanah dan hanya batu bukho yang terlihat muncul sedikit dari permukaan badan jalan, dan itupun andaikan bereng jalan ikut di walas, maka tampak badan jalan tersebut rata dengan tanah atau tidak timbul, sehingga saya sendiri bingung bagaimana dinas PU mengukur ketebalan badan jalan “, tambah Ramalan Zega dengan nada kesal.

Ketika awak media nawacitapost.com, melakukan konfirmasi dengan pihak CV 888 SETIA melalui pelaksana kegiatan, Nasehat Zega, Kamis (10/08/2023). Via selular Ia menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut sudah selesai.

“ pekerjaan itu sudah siap dikerjakan dan sudah diterima, dan awalnya pembukaan jalan itu pada tahun 2022, memakai alat berat dan bukan manual sehingga saat itu semua kayu-kayu besar sudah dibersihkan, tapi terkait masalah foto-foto akar kayu itu saya tidak tahu dimana mereka dapatkan, yang penting saya mengerjakan itu sesuai petunjuk dari dinas PU “, ujar Nasehat Zega.

“ Harusnya mereka bersyukur sudah ada pembangunan jalan dilokasi itu, ini malah mereka tidak berterima kasih sudah ada pembangunan jalan di Desa kita “, tambah Nasehat Zega

Terpisah, Advent Telaumbanua selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di dinas PUPR saat diminta tanggapannya :

“ mau konfirmasi terkait pekerjaan di dusun II Desa Maziaya yang diduga dikerjakan asal-asalan , dan menurut informasi dari masyarakat setempat bahwa sejak awal dimulai pekerjaan tersebut belum pernah diawasi oleh pihak dinas PUPR.

selain dari itu, banyak akar kayu belum dibongkar sehingga kuat dugaan bahwa kegiatan pekerjaan tanah (pembersihan) damijal dan Geosintetik belum dilaksanakan, sementara dari keterangan rekanan bahwa pekerjaan sudah serahterima dan dikerjakan sesuai petunjuk dari dinas PU, sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, bagaimana Bapak menanggapinya ? “

Advent Telaumbanua dalam penjelasannya mengatakan bahwa “ Terkait pembersihan damija sudah dilakukan oleh penyedia dan ada foto dokumentasinya pak, baik oleh pengawas dan direksi pekerjaan sudah melakukan pengawasan di pekerjaan tersebut. Hanya saja mungkin yang bersangkutan tidak memakai baju dinas jadi mungkin diduga tidak pernah datang.  Untuk pemeriksaan akhir pekerjaan sudah dilakukan pak dan ketebalan juga sudah sesuai, Demikian konfirmasinya pak trimakasih “, jelas Advent

Sementara itu, kepala dusun II Desa Maziaya Niat Firman Yanto Zega, berharap agar pihak pemerintah atau dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) meninjau ulang atau memeriksa kembali hasil pekerjaan CV 888 SETIA.

“ saya harap kepada dinas PUPR dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) meninjau kembali proyek pembangunan jalan dusun II Desa Maziaya agar asumsi negative masyarakat terhadap pihak pelaksana kegiatan yaitu CV 888 SETIA dapat di netralisir “, tegas Kadus

 

Terkini