NAWACITApost.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah dukungan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. Dukungan tersebut antara lain Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp5 miliar rupiah.
"Dan peralatan seperti pompa jinjing sebanyak 24 unit, nozel 1,5 sebanyak 60 unit, perlengkapan APD 220 paket, selang sebanyak 120 unit, tenda posko 12 unit, velbed 300 unit, pompa apung 36 unit dan alat komunikasi sebanyak 223 unit," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dikutip Rabu (13/9/2023).
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, meningkatkan status wilayah mereka menjadi siaga darurat bencana asap. Peningkatan status siaga darurat itu dikeluarkan berdasarkan surat keputusan BUpati OKI nomor:382/KEP/BPBD/2023 pada Rabu (30/8/2023).
“Intinya seluruh daya upaya sudah harus terkonsentrasi (di OKI) dan harus ada peningkatan sebelumnya termasuk dukungan pendanaan. Pemda bisa mengeluarkan dana tanggap darurat berdasarkan status itu,” kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan Ansori.
Luas kebakaran lahan di Kabupaten OKI sepanjang Januari-Agustus 2023 sudah mencapai 2.625,0 hektar, dengan rincian 1.639 lahan mineral dan 985,9 lahan gambut. Lahan gambut yang jadi perhatian karhutla ada dua, yakni OKI dan Muba.
"Namun, Muba sudah turun hujan tiga hari terakhir. Sementara OKI sudah 60 hari tidak hujan,” ujarnya.
Selain OKI, Ansori belum memastikan adanya wilayah Kabupaten lain yang juga akan meningkatkan status menjadi siaga Karhutla. "Sejauh ini baru OKI saja, karena di sana masih banyak lahan gambut dan bila terbakar akan sangat sulit dipadamkan," ungkapnya.
Rep: Asri Geto