NAWACITApost.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memenuhi panggilan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi BTS Kominfo. Ia berharap, pemeriksaan tersebut dapat meluruskan tudingan miring kepada dirinya.
"Saya harus meluruskan ini semua dan mempertanggungjawabkan kepercayaan publik yang telah diberikan kepada saya selama ini," ujar Dito di Kejagung, Jakarta, Senin (3/7/2023).
Dito tiba di Gedung Bundar sekitar pukul 12.59 WIB dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner berwarna putih dengan nomor polisi B 1523 RFO. Ia berharap, proses kesaksiannya bisa ditindaklanjuti secara resmi sehingga namanya turut dibersihkan.
"Saya harap dengan proses resmi ini, nantinya juga bisa diproses tindak lanjuti secara resmi juga di mana ini juga bisa membersihkan nama saya," tuturnya.
Dia mengatakan, pihaknya sudah ingin segera mengklarifikasi masalah ini. Namun beberapa hari yang lalu dia sedang dinas ke luar negeri. Ia melakukan kunjungan kerja ke Berlin.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Ketut Sumedana mengatakan, pemeriksaan Dito terkait dugaan penerimaan uang senilai Rp27 miliar. Dugaan keterlibatan Dito tersebut diungkapkan salah satu tersangka yakni, Komisaris PT Solitchmedia Synergy Irwan Hermawan (IH). Dalam BAP, Dito diduga menerima uang dari dana proyek BTS BAKTI Kominfo pada November-Desember 2022 untuk meredam kasus ini.