nasional

Ciputra Development Ukir Rekor Baru Marketing Sales 2024  

Sabtu, 18 Januari 2025 | 18:14 WIB
Apartemen The Newton 2, Ciputra World 2 Jakarta. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) berhasil mencatatkan pencapaian marketing sales sebesar Rp11,02 triliun sepanjang tahun 2024, melampaui perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp10,2 triliun. Kenaikan sebesar 8% secara year on year ini mendekati target perusahaan untuk 2024, yaitu Rp11,1 triliun, dengan realisasi mencapai 99,2%.

Direktur Ciputra Development, Harun Hajadi, mengonfirmasi angka tersebut dan menyebutkan bahwa capaian ini mencerminkan konsistensi strategi perusahaan dalam mengelola pemasaran properti di berbagai wilayah. “Iya kurang lebih angkanya begitu,” ujar Direktur Ciputra Development Harun Hajadi, dikutip Sabtu (18/1/2025).

Diversifikasi geografis menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan, dengan realisasi di Sumatra mencapai Rp2,1 triliun, atau mengalami lonjakan 85% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari segi segmentasi, rumah tapak dan penjualan tanah memberikan kontribusi terbesar dengan porsi 82% dari total marketing sales pada 2024. Ruko menyumbang 13%, apartemen 3%, dan perkantoran 2%.

Citramaja City adalah pilihan hunian yang tepat untuk keluarga masa kini, karena fasilitasnya lengkap, lingkungan hijau, dan akses strategis. (Instagram)

Kinerja keuangan CTRA juga menunjukkan pertumbuhan yang solid hingga kuartal III 2024. Penjualan dan pendapatan usaha tercatat sebesar Rp7,11 triliun, naik 8,01% dibandingkan Rp6,58 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Pendapatan utama berasal dari penjualan kavling, rumah hunian, dan ruko senilai Rp4,95 triliun. Segmen apartemen menyumbang Rp270,03 miliar, sementara penjualan kantor menghasilkan Rp181,6 miliar.

Selain itu, segmen pusat niaga dan kawasan komersial memberikan kontribusi sebesar Rp572,03 miliar. Pelayanan kesehatan, hotel, dan sewa kantor masing-masing menyumbang Rp468,06 miliar, Rp395,64 miliar, dan Rp124,65 miliar. Sektor lain seperti lapangan golf dan pendapatan tambahan memberikan kontribusi sebesar Rp46,59 miliar dan Rp107,64 miliar.

Meski mencatatkan kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan juga meningkat dari Rp3,46 triliun menjadi Rp3,69 triliun. Beban umum dan administrasi selama periode Januari hingga September 2024 mencapai Rp1,12 triliun.

Baca Juga: Cornelia Agatha: Perjalanan Karier dari Layar Kaca hingga Dunia Hukum

Hal ini menghasilkan laba usaha sebesar Rp2,05 triliun dan laba periode berjalan sebesar Rp1,4 triliun hingga akhir September. Dari jumlah tersebut, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,27 triliun, meningkat 8,12% dibandingkan Rp1,18 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Sementara itu, performa saham CTRA di lantai bursa mengalami penurunan. Pada perdagangan Kamis, 16 Januari 2025, saham CTRA ditutup melemah 1,56% ke level Rp945 per saham. Selama tiga bulan terakhir, nilai saham ini tercatat turun 32,26%.

Tags

Terkini