NAWACITAPOST.COM - Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi non-tunai melalui kartu BRIZZI. Sebagai salah satu layanan unggulan BRI, BRIZZI dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan pembayaran, mulai dari transportasi seperti tol, ferry, KRL, MRT, LRT, hingga transaksi parkir dan belanja.
Mendekati usia ke-129 tahun, BRI terus memperkuat inovasi di bidang layanan keuangan, salah satunya dengan menyediakan berbagai cara praktis untuk top-up saldo BRIZZI. Nasabah dapat mengisi ulang saldo melalui ATM BRI, AgenBRILink, EDC BRI, atau menggunakan aplikasi BRImo. Fitur NFC (Near Field Communication) yang tersedia pada BRImo memungkinkan pengisian saldo langsung dari ponsel yang mendukung teknologi ini.
Pengguna transportasi umum juga mendapat kemudahan dengan kehadiran vending machine untuk top-up BRIZZI yang ditempatkan di stasiun KRL, MRT, dan LRT. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat urban yang kerap melakukan mobilitas tinggi, memberikan akses pengisian saldo di lokasi strategis.
Selain itu, pengisian saldo BRIZZI dapat dilakukan melalui berbagai platform digital seperti Tokopedia, Blibli, Shopee, dan Dana. Fasilitas ini juga tersedia di outlet ritel seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan Dandan. BRI memperluas jangkauan layanan ini melalui kerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), termasuk Bank Jateng dan Bank Kalsel, untuk mempermudah pengguna di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Dorong Pengembangan SDM Berkualitas, Yasonna Laoly Resmikan Gedung Baru Universitas Nias
Direktur Retail Funding and Distribution BRI, Andrijanto, menyatakan bahwa BRIZZI memiliki peran penting dalam mendorong adopsi transaksi non-tunai di Indonesia. Dengan jaringan top-up yang luas, BRI berkomitmen menjadikan BRIZZI sebagai solusi utama pembayaran yang efisien dan aman. Menurutnya, penggunaan BRIZZI tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mendukung peralihan gaya hidup masyarakat menuju sistem pembayaran modern yang sesuai dengan kebutuhan era digital.
Hingga akhir November 2024, lebih dari 24 juta kartu BRIZZI telah beredar di masyarakat. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan pengguna terhadap layanan tersebut. Dalam konteks libur Nataru, Andrijanto menekankan pentingnya BRIZZI untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat yang meningkat selama periode tersebut.
“BRIZZI hadir sebagai solusi pembayaran non-tunai yang menjawab kebutuhan masyarakat selama Nataru, di mana mobilitas dan transaksi masyarakat meningkat. Dengan jaringan top-up yang luas dan akses yang mudah, BRI memastikan nasabah dapat melakukan transaksi secara cepat, aman, dan nyaman, kapan pun diperlukan,” tambahnya.
Upaya BRI untuk memperluas aksesibilitas layanan BRIZZI merupakan wujud nyata dari komitmen bank ini dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Selain mempermudah transaksi, BRIZZI juga mendukung penguatan ekosistem keuangan digital, sejalan dengan visi BRI untuk terus berinovasi dan mendukung gaya hidup digital masyarakat.