nasional

Wujudkan Efektivitas Pengelolaan BMN, Lapas Kelas III Kotapinang Kanwil Kumham Sumut Terima Kunjungan KPKNL

Jumat, 11 Oktober 2024 | 15:22 WIB
Kalapas Kotapinang Saat Menerima Kunjungan KPKNL

NAWACITAPOST.COM - Kepala Lapas Kelas III Kotapinang, Loviga Ferdinanta Sembiring S.H., M.H, menerima kunjungan koordinasi dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kisaran. Jumat, 11 Oktober 2024.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan sinergi antara Lapas Kotapinang dan instansi terkait, dalam penegakan hukum dan pengelolaan aset negara.

Pertemuan ini guna membahas pendataan kembali atas BMN objek pengukuran SBSK tahun 2023, pembinaan pengawasan dan pengendalian (Wasdal) BMN, dan penggalian potensi PNBP BMN 2024.

Baca Juga: Kemenkumham RI Raih Penghargaan Anugerah Media Humas 2024

Mewakili Kepala KPKNL Kisaran, staf Wisnu Yogaswara menyampaikan apresiasi atas pengelolaan Barang Milik Negara pada Lapas Kotapinang.

Wisnu menyampaikan bahwa kunjungan kedinasan ini sekaligus buat menjalin silaturahmi karena baru pertama kalinya berkunjung ke Lapas Kotapinang.

“Kami mengapresiasi atas pengelolaan BMN pada Lapas Kotapinang. Dari segi penggunaan dan telah ditetapkan status penggunaan dan kontribusi PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dari pemanfaatan BMN”, ujar Wisnu.

Baca Juga: Andika Perkasa Siap Hadapi Debat Pilkada Jateng 2024  

Kepala Lapas Kotapinang, Loviga Ferdinanta Sembiring didampingi Petugas BMN Lapas Kotapinang mengajak Wisnu beserta rombongan KPKNL lainnya berkeliling meninjau BMN.

Loviga menyampaikan terima kasih atas kunjungan kedinasan KPKNL Kisaran ke Lapas Kotapinang.

Dirinya mengharapkan terjalin silaturahmi dan sinergi yang baik antara Lapas Kotapinang dengan KPKNL Kisaran dalam pengelolaan BMN yang lebih tertib dan optimal.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Pegawai Jaga Kesehatan dan Rutin Berolahraga

"Pada kesempatan kali ini, tim dari KPKPNL Kisaran meninjau langsung area Lapas Kotapinang untuk memeriksa dan mencatat gedung yang difungsikan.

Pengecekan ini untuk melihat apakah gedung maupun fasilitas yang diberikan dipergunakan secara efektif atau tidak," jelas loviga.

Halaman:

Tags

Terkini