Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Ke-Indonesiaan dalam berbagai daerah diwujudkan oleh Presiden Jokowi. Misalnya, mengenakan pakaian adat. Saat HUT RI ke-72. Suami dari Iriana ini memakai daerah Kalimantan Selatan, ke-73 adat Aceh, ke-74 Bali, ke-75 NTT, dan Tahun 2021 Lampung. Belum lagi di acara sdiang tahunan MPR, Jokowi mengenakan pakaian adat Baduy luar, pada 16 Agustus 2021.
Baca Juga : Presiden Jokowi Pakai Baju Adat Lampung di HUT RI Ke-76, Netizen: Wow Keren Betul
Penghormatan Presiden Jokowi terhadap pakaian adat begitu luhur dan mulia. Maka dalam kunjungan ke berbagai daerah di wilayah Nusantara.
-
Ayah dari Gibran, Kahiyang dan Kaesang ini kerap mendapat gelar dan diberi pakaian adat di daerah yang dikunjungi.
Seperti yang terjadi pada Desember 2016 saat kunjungan ke Kalimantan Tengah. Kakek dari Jan Ethes, Sedah Mirah Nasution, La Lembah Manah, dan Panembahan Al Nahyan Nasution diberi gelar raja Dayak dari dari Dewan Adat Dayak, Kalimantan Tengah. Penobatan gelar dilakukan sesaat setelah rombongan Presiden tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut.
Menurut Ketua Dewan Adat Dayak Kalteng Agustiar Sabran menyatakan, pemberian gelar ini memiliki dua makna. Pertama, ini adalah wujud dukungan terhadap pemerintahan Jokowi. Kedua, pengakuan terhadap karakter kepemimpinan Jokowi, jelasnya seperti diberitakan media liputan6.com, pada 20 Desember 2016 dengan judul Jokowi Terima Gelar Raja Dayak.
"Ini sesuai dengan arti dan filosofi Raja Haring Hatungku Tungket Langit, yakni raja yang arif, bijaksana, berbudi luhur dan mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap keputusannya," kata Agustiar Sabran.
Dampak positif dari Jokowi mengenakan pakaian adat. Ketua MPR, Ketua DPR, para Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota melakukan hal serupa dalam kegiatan kedaerahan yang bersifat resmi atau saat menjadi pemimpin upacara pada HUT kemerdekaan di daerahnya masing-masing.
Serta efek positifnya. Pakaian adat kini menjadi buruan para pejabat. Tentu yang memproduksi pakaian adat dapat pemasukan dari hal tersebut.
Kembali ke pemberian gelar raja Dayak yang diterima Jokowi. Menunjukan bahwa Indonesia sangat kaya akan budaya. Itu bisa terlihat dari ratusan dan mungkin ribuan pakaian adat di seluruh daerah nusantara.
Jokowi juga mengatakan bahwa pemakaian baju adat dilakukan untuk mengenalkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya dari beragam suku bangsa.
Pesannya jelas dan tegas. Bagi Jokowi, pakaian adat selain dipakai, juga bisa memberi warna penyatuan kedamaian dan kesejukan di bumi Indonesia untuk terus melangkah maju dalam percaturan global.