NAWACITAPOST.COM - Basaria Panjaitan adalah sosok yang tidak asing di Indonesia. Dia adalah Polwan pertama yang menduduki posisi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kini menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk.
Basaria lahir di Pematang Siantar, Sumatra Utara, pada 20 Desember 1957. Dia adalah anak bungsu dari delapan bersaudara. Pendidikan dasarnya diselesaikan di SD Nasrani, Medan, pada tahun 1970, kemudian melanjutkan ke SMP Putri Cahaya dan lulus pada tahun 1973. Dia menamatkan pendidikan menengahnya di SMA Negeri 3 Medan pada tahun 1976.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Basaria pindah ke Jakarta untuk menimba ilmu di Universitas Jayabaya dengan jurusan Akuntansi dan lulus pada tahun 1982. Ketertarikannya pada bidang hukum membuatnya melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM, di mana ia meraih gelar sarjana Hukum Pidana pada tahun 2003. Tidak berhenti di situ, Basaria juga memperoleh gelar Magister Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 2007.
Basaria memulai karier kepolisiannya setelah Polri membuka penerimaan untuk lulusan sarjana. Dia mendaftar dan diterima di Sekolah Calon Perwira (Sepa). Tugas pertamanya adalah di reserse narkoba Polda Bali.
Baca Juga: Profil Irjen Pol Prof Chryshnanda Dwilaksana: Jenderal Bintang Dua yang Bakat Jadi Pelukis
Kariernya terus menanjak, termasuk menjabat sebagai Kasatnarkoba Polda NTT, dan Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau pada tahun 2007. Di Polda Kepri, Basaria berhasil membongkar jaringan penyelundupan mobil mewah yang melibatkan aparat di Batam. Prestasi itu yang membawanya ke Mabes Polri sebagai penyidik utama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim.
Pada tahun 2015, Basaria membuat sejarah dengan menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai pimpinan KPK. Dia terpilih setelah melalui seleksi ketat dan uji kelayakan di DPR RI. Sebagai wakil dari kepolisian, Basaria berjanji untuk bersikap netral dalam menjalankan tugasnya, terutama saat terjadi benturan antara KPK dan kepolisian.
Pada tahun 2020, Basaria dilantik sebagai Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk. Pengalamannya yang luas di bidang hukum dan kepemimpinan di KPK menjadikannya pilihan ideal untuk memimpin perusahaan properti besar ini. Dalam jabatannya yang baru, Basaria fokus pada transparansi dan penerapan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang baik, khususnya untuk masyarakat sekitar.
Sebagai Presiden Komisaris Sentul City, Basaria ingin menerapkan konsep "green living" yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dia menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan alam sekitar. Dalam berbagai kesempatan, Basaria menyatakan bahwa konsep green living akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar Sentul City.
Baca Juga: Noera Collagen Drink dengan Formula Baru yang Lebih Cepat Mencerahkan, Melembabkan, dan Anti-Aging
Selama bertugas di kepolisian, Basaria sempat masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di Indonesia. Dia dikenal sebagai atasan yang lembut namun tegas, selalu mendengarkan keluh kesah bawahannya namun tidak segan bertindak tegas jika diperlukan.
Basaria Panjaitan adalah contoh nyata dari seorang pemimpin wanita yang berhasil menembus berbagai rintangan dalam kariernya. Dari menjadi Polwan pertama yang memimpin KPK hingga memegang posisi strategis di dunia korporasi sebagai Presiden Komisaris Sentul City. Basaria telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan keberanian yang luar biasa.
Pendidikan
- Sepamilsukwan Polri I
- Sekolah Calon Perwira Polri
- Pascasarjana Universitas Indonesia Jurusan Hukum Ekonomi
Karir