nasional

Kolaborasi ABB dan MASKEEI Percepat Pertumbuhan Efisiensi Energi

Minggu, 16 Juni 2024 | 14:16 WIB
ABB kolaborasi dengan MASKEEI. (ABB)

NAWACITAPOST.COM - ABB, pemimpin teknologi dalam elektrifikasi dan otomasi, bersama dengan Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Nasional (MASKEEI), sebuah organisasi nirlaba, baru-baru ini mengadakan konferensi nasional untuk membahas strategi dan teknologi efisiensi energi di Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh berbagai eksekutif senior dan pemimpin industri dari berbagai sektor. Tujuan acara ini untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya efisiensi energi dalam mendukung upaya dekarbonisasi dan mewujudkan masa depan berkelanjutan.

International Energy Agency (IEA) menyebut efisiensi energi sebagai “bahan bakar utama” untuk masa depan energi yang berkelanjutan dan tangguh. Di Indonesia, kebutuhan akan strategi efisiensi energi semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan tren urbanisasi yang pesat.

Selain itu, rencana relokasi ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Negara (IKN) baru menambah urgensi untuk mencapai target iklim nasional. Selama konferensi, berbagai area kerjasama dan strategi dibahas, termasuk identifikasi teknologi dan solusi efisiensi energi yang menawarkan manfaat terbesar.

Baca Juga: Kemitraan BRI dan Kampung Rosella Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Melalui Produk Lokal

Saat ini, lebih dari 45% daya listrik di seluruh dunia digunakan untuk menggerakkan motor listrik yang mengoperasikan pompa air, sistem pendingin (HVAC), kompresor, dan aplikasi industri lainnya. Namun, di Indonesia, banyak sistem ini dioperasikan secara tidak efisien, menyebabkan konsumsi energi yang berlebihan.

Chen Kang Tan, Vice President dan Head of Motion ABB di Indonesia, menekankan pentingnya teknologi efisiensi energi dalam mengurangi konsumsi listrik. Ia menambahkan bahwa penggunaan listrik global dapat dikurangi hingga 10% jika lebih dari 300 juta sistem penggerak motor listrik industri diganti dengan mesin-mesin yang lebih efisien.

"Teknologi ini tidak hanya telah tersedia, tetapi juga dapat memberikan manfaat signifikan bagi berbagai sektor dengan cara menurunkan kebutuhan energi, menghemat biaya, dan meningkatkan keandalan energi,” ujarnya.

Kolaborasi antara ABB dan MASKEEI ini bertujuan untuk mempercepat adopsi teknologi seperti high efficiency motor yang dikombinasikan dengan sistem kontrol variable speed drive. Teknologi ini sangat penting untuk mengurangi konsumsi energi dan mencapai target iklim Indonesia dalam 10 tahun mendatang.

Baca Juga: 9 Alasan Jababeka Menjadi Pilihan Utama Investor untuk Berinvestasi

Melalui serangkaian seminar dan diskusi, konferensi ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan implementasi efisiensi energi serta tantangan di lapangan. Ketua MASKEEI, RM Soedjono Respati, menyambut baik kesempatan ini untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya efisiensi energi dan membahas isu-isu utama yang perlu ditangani.

“Terdapat kebutuhan mendesak untuk menerapkan terobosan baru dalam rangka meningkatkan kualitas efisiensi energi, termasuk insentif pengadaan peralatan, teknologi efisiensi energi, standarisasi peralatan (SKEM), sertifikasi, serta peningkatan penelitian dan inovasi,” jelasnya.

Kesimpulan dan rekomendasi dari diskusi ini akan didokumentasikan dan dipresentasikan kepada pemerintah baru untuk mendukung percepatan implementasi langkah-langkah efisiensi dan konservasi energi. Konferensi ini juga menyoroti pentingnya mengintegrasikan langkah-langkah strategis ke dalam kebijakan energi dan perubahan iklim yang lebih komprehensif dan efektif untuk mencapai target nol emisi.

Konferensi ini sejalan dengan Gerakan Efisiensi Energi (EEM), sebuah platform global yang diluncurkan oleh ABB pada tahun 2021 dan baru-baru ini disahkan menjadi asosiasi independen pada 14 Mei 2024, dengan ABB dan Alfa Laval sebagai anggota pendiri. EEM bertujuan untuk memberikan solusi menyeluruh kepada pelaku usaha mikro dalam bidang keuangan dan non-keuangan, sesuai dengan kebutuhan UMKM.

Halaman:

Tags

Terkini