Baca Juga : Angka Kesembuhan COVID-19 Mengalami Kenaikan
Masduki mengaku belum mengetahui apa motif pembuat kolase wajah Ma'ruf 'Kakek Sugiono' dan disebarkan di media sosial. Indonesia merupakan negara yang demokratis dan memberikan hak bagi penduduknya untuk menyampaikan aspirasinya. Meski demikian, kata Masduki, iklim demokrasi yang dianut Indonesia dibatasi oleh aturan hukum dan standar etika yang berlaku. Orang yang mencela simbol negara seperti wakil presiden RI tak mematuhi norma hukum yang berlaku di Indonesia. Tidak mematuhi hukum ditindak secara hukum. Bila aparat tegas, etika akan tegak dan ada efek jera.
Sebelumnya, beredar foto Ma'ruf yang disandingkan dengan gambar animasi wajah 'Kakek Sugiono' di salah satu akun sosial media Facebook. Tangkapan layar foto tersebut kemudian beredar di media sosial. Dilansir dari beberapa media, pengunggah foto tersebut sempat menulis narasi 'Jangan kau jadikan dirimu seperti Ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Diusia Senja Banyaklah Berbenah untuk ketenangan di Alam Barzah. Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat'.