NAWACITAPOST.COM — Suasana serah terima jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026), diwarnai momen penuh kelakar dari Purbaya Yudhi Sadewa.
Langkah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mencopot Purbaya setelah setahun menjabat dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada Senin (14/9/2026) disikapi Purbaya dengan nada santai dan jenaka.
Purbaya, yang menjabat Menkeu sejak 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani, memilih menyampaikan pidato singkat saat penyerahan dokumen.
“Bapak dan Ibu, bagi saya hari ini adalah momen penting, saya pikir kepanjangan ini,” ujar Purbaya saat membuka map berisi pidato sambutan yang sudah disiapkan untuknya.
Ia pun menambahkan alasan di balik kesederhanaan pesannya tersebut.
“Kalau waktu itu, saya datang boleh ngomong panjang karena untuk menciptakan optimisme. Kalau sekarang kan saya akan serahkan ke Pak Suahasil ke depannya,” lanjutnya.
“Jadi, saya omong pendek saja, terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini,” katanya.
Lepas dari tampuk kepemimpinan bendahara negara, Purbaya mengaku merasa lega dan lebih tenang. Kepada awak media, ia mengungkapkan perasaannya usai resmi lengser dari jabatan.
“Ya udah happy, bebas. Artinya nanti malam saya bisa tidur tenang gitu. Semalam masih mikir-mikir jadi agak susah tidur, tapi saya yakin besok sudah tenang, aman,” ucap Purbaya.
Mengenai insiden video viral saat dirinya menerima panggilan telepon di tengah rapat bersama DPD, Purbaya mengonfirmasi bahwa sosok di balik telepon tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
“Dari Pak Prasetyo. Ya kita udah hitung-hitung, kira-kira fifty-fifty lah (kena reshuffle), tapi baru tahunya waktu itu,” lanjutnya.
Ketika ditanya mengenai peluang kembali mengisi posisi menteri di bidang lain, Purbaya menanggapi pertanyaan tersebut dengan nada berseloroh.
“Enggak lah. Baru dipecat masa jadi menteri lagi, mana ada,” ujar Purbaya.
Mengenai rencananya usai tak lagi memimpin Kemenkeu, Purbaya menyebutkan keinginan sederhana untuk menyalurkan hobi di kediamannya.
“Habis ini mau pulang, mancing di belakang rumah,” jawab Purbaya.
“Mancing ikan mujair, nila. Gue punya kolam di belakang rumah, bisa mancing sambil ngelamun, ‘Kenapa dipecat?’”
Di sisi lain, Menkeu yang baru dilantik, Suahasil Nazara, membeberkan bahwa prosesi peralihan tugas diawali dengan penyerahan dokumen laporan berbasis digital.
“Tadi Pak Purbaya ngasih saya iPad, laporannya di iPad. Lalu kemudian resmi penyerahan serah terima jabatan ini,” ucap Suahasil saat serah terima jabatan.
Suahasil turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepemimpinan Purbaya selama satu tahun terakhir. Menurutnya, pendekatan Purbaya berhasil membuat kinerja Kemenkeu semakin dipahami dan diterima masyarakat luas.
“Bahkan yang pekerjaan Kementerian Keuangan itu ada yang diterima oleh masyarakat sehingga baru tahu, sebenarnya kita sudah mengerjakan ini dari dulu. Pak Purbaya lalu kemudian menyampaikan, ‘Ini loh yang sudah dikerjakan’ dan ini adalah suatu kesempatan yang sangat baik menyampaikan penghargaan atas pengabdian Pak Purbaya dan keluarga kepada Republik Indonesia,” kata Suahasil.
Menanggapi kepemimpinan penerusnya, Purbaya optimistis Suahasil mampu menjalankan tugas-tugas pengelolaan keuangan negara dengan baik tanpa perlu banyak nasihat.
“Enggak ada pesan. Dia kan udah jago, jalankan aja sesuai dia,” tukas Purbaya.