NAWACITAPOST.COM – Sebuah lompatan besar menuju masa depan pendidikan baru saja ditorehkan oleh Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Nganjuk. Tidak lagi sekadar tentang tumpukan buku fisik dan ruang sunyi, sekolah legendaris ini resmi meruntuhkan sekat ruang dan waktu dengan meluncurkan Perpustakaan Digital Cendekia Arek SMPN 2 Nganjuk (ARPEDA), Senin (6/7/2026).
Inovasi megah ini bukan sekadar aplikasi biasa, melainkan sebuah simbol sinergi abadi lintas generasi. Lahirnya perpustakaan digital ini merupakan sumbangan emas dari Alumni Angkatan 1983, yang dimotori dan digagas langsung oleh sang profesor visioner yaitu Prof. Fathkul Anam.
Dari Alumni 1983 untuk Masa Depan Nganjuk
Suasana haru dan bangga menyelimuti Aula SMPN 2 Nganjuk saat peresmian berlangsung. Proyek prestisius yang digagas oleh Prof. Fathkul Anam ini menjadi bukti nyata bahwa ikatan alumni '83 terhadap almamater tidak pernah padam. Mereka menanam investasi terbaik untuk masa depan: ilmu pengetahuan yang dapat diakses lewat satu sentuhan jari.
Baca Juga: Skandal Internet Sultan Pesawaran: LDM Bungkam, APH Diminta Turun Tangan!"Kami berharap adik-adik terus menjaga disiplin, menjunjung tinggi etika, menghormati guru dan orang tua, serta tidak pernah berhenti bermimpi. Kesuksesan akan datang kepada mereka yang memiliki karakter baik dan kemauan untuk terus belajar," ungkap Fathkul Anak dengan penuh emosional.
Bupati Nganjuk: "Ubah Gadget Menjadi Senjata Belajar!"
Peluncuran yang menjadi bagian dari rangkaian sakral Grateful Alumni SMPN 2 Nganjuk ini diresmikan langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, sesaat setelah sesi foto bersama para siswa berprestasi.
Bupati Marhaen tidak dapat menyembunyikan rasa kagumnya terhadap adaptasi cepat yang ditunjukkan SMPN 2 Nganjuk dalam merangkul generasi Z.
-
Revolusi Gadget: Mengubah fungsi gawai dari sekadar hiburan menjadi jendela dunia.
-
Literasi Tanpa Batas: Siswa kini bisa menembus ruang perpustakaan kapan saja, di mana saja, langsung dari genggaman mereka.
"Anak-anak sekarang sangat dekat dengan gadget. Yang terpenting bukan menjauhi teknologinya, tetapi bagaimana menggunakannya secara bijak," tegas Bupati Marhaen.
"Jadikan teknologi sebagai teman belajar untuk meraih masa depan!" ujarnya.
Baca Juga: Fajar Baru Rohani di Tapanuli Selatan, Pos PI Simarlela Resmi Berdiri di Tengah Gemuruh KKR!
Transformasi Total Menuju Sekolah Masa Depan
Kepala SMPN 2 Nganjuk, Ani Sutiani, menegaskan bahwa Cendekia ARPEDA adalah bagian dari cetak biru transformasi total layanan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.