nasional

Perkuat Budaya Literasi, Lapas Gunungsitoli dan Dinas Perpustakaan Kota Gunungsitoli Tingkatkan Sinergitas Pelayanan Perpustakaan

Kamis, 11 Juni 2026 | 11:16 WIB
Petugas Lapas Gunungsitoli Bersama Dinas Perpustakaan Kota Gunungsitoli

NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kualitas layanan pembinaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli menerima kunjungan koordinasi dari Dinas Perpustakaan Kota Gunungsitoli. Selasa, 09 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan sinergitas sekaligus survei pelaksanaan perpustakaan di lingkungan Lapas Kelas IIB Gunungsitoli sebagai bagian dari penguatan program pembinaan berbasis literasi bagi warga binaan pemasyarakatan.

Pada kesempatan tersebut, kedua instansi membahas berbagai aspek penyelenggaraan perpustakaan, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, ketersediaan bahan bacaan, hingga peluang pengembangan layanan yang lebih optimal.

Baca Juga: Lapas Gunungtua Gelar Penyuluhan Pencegahan Penularan Hantavirus dan Pengobatan Gratis Kepada Warga Binaan

Survei yang dilakukan menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan perpustakaan di dalam Lapas sehingga dapat menjadi dasar dalam peningkatan kualitas layanan literasi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi warga binaan.

Sinergi antara Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dengan Dinas Perpustakaan Kota Gunungsitoli diharapkan mampu menghadirkan akses informasi dan pengetahuan yang lebih luas bagi warga binaan.

Melalui keberadaan perpustakaan yang dikelola secara baik, warga binaan dapat memanfaatkan waktu pembinaan secara produktif, meningkatkan wawasan, serta membangun karakter yang lebih positif sebagai bekal untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat setelah menjalani masa pidana.

Baca Juga: Wujudkan Layanan Dekat dengan Masyarakat, Petugas Bapas Muara Teweh Konsisten Laksanakan Layanan di Pos Bapas

Kegiatan ini penting diketahui masyarakat luas karena menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia.

Kehadiran perpustakaan di dalam Lapas tidak hanya menjadi sarana belajar bagi warga binaan, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi antar instansi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup demi terwujudnya masyarakat yang lebih baik dan produktif.

(Humas Lagusit)

Tags

Terkini