Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Komisi XIII DPR RI terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan di Kalimantan Tengah.
Baca Juga: KLOTER 1 JAMAAH HAJI 2026 TIBA DI BANDARA JUANDA
“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi riil pemasyarakatan. Kami berharap berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi satuan kerja dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan ke depan,” ujar Putu.
Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah kondisi overkapasitas penghuni serta keterbatasan jumlah personel. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius karena berpengaruh terhadap efektivitas pengamanan dan pembinaan warga binaan.
“Overkapasitas dan kekurangan personel merupakan persoalan yang nyata di lapangan. Di tengah keterbatasan tersebut, jajaran pemasyarakatan tetap berupaya memberikan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan secara optimal,” jelasnya.
Baca Juga: Penuh Khidmat, Lapas Kotanopan Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
I Putu Murdiana menambahkan bahwa keterbatasan anggaran yang terjadi saat ini turut berdampak pada sejumlah rencana pengembangan sarana dan prasarana pemasyarakatan. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memastikan seluruh prosedur dan standar operasional berjalan dengan baik.
“Kami terus berupaya membenahi fasilitas, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memastikan hak-hak warga binaan tetap terpenuhi. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis tantangan yang ada dapat diatasi secara bertahap demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang lebih baik,” pungkas Kakanwil.