NAWACITAPOST.COM - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Muara Teweh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Bimbingan Kemandirian berupa pelatihan potong rambut bagi Klien Pemasyarakatan pada Selasa, (19/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB di Kantor Bapas Kelas II Muara Teweh tersebut bekerja sama dengan Barber Putra Alabio sebagai bentuk upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian klien pemasyarakatan.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi dasar mengenai teknik potong rambut, penggunaan alat barber, hingga praktik langsung guna meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri klien.
Baca Juga: Lapas Manado Panen Pakcoy, Wujud Nyata Pembinaan dan Ketahanan Pangan
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari para klien yang mengikuti pelatihan. Selain sebagai sarana pembinaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha bagi klien setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Bapas Muara Teweh, M. Ading Saidhy, menyampaikan bahwa program bimbingan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.
“Kami ingin klien tidak hanya selesai menjalani pembimbingan, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk bekerja, mandiri, dan menjalani kehidupan yang lebih baik di masyarakat,” ujar Ading.
Baca Juga: Warga Binaan Beragama Kristen di Lapas Gunungtua Mengikuti Kegiatan Kebaktian
Ia juga berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan berbagai jenis keterampilan lainnya.
Melalui kegiatan bimbingan kemandirian ini, Bapas Muara Teweh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada masa depan klien pemasyarakatan.
(Humas Bapas Muara Teweh)