nasional

Presiden Prioritaskan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2020 | 07:26 WIB
Jakarta, Nawacitapost - Stok alat pelindung diri (APD) makin terbatas dan perhitungan menunjukkan bahwa Indonesia membutuhkan kurang lebih tiga juta APD hingga akhir Mei.


Kata Presiden Joko Widodo saat mimpin rapat terbatas membahas penanganan pandemi virus corona/Covid-19 melalui telekonferen di Istana Kepresidenan Nogor, Jawa Barat, Senin (30/3).


Dari laman Presiden.go.id menyatakan, Presiden meminta agar perlindungan tenaga kesehatan dan penyediaan obat serta alat - alatkesehatan betul-betul menjadi prioritaa yamg utama.


Presiden Joko Widodo meminta agar perlindungan tenaga kesehatan dan penyediaan obat serta alat-alat kesehatan betul-betul menjadi prioritas yang utama. Hal tersebut ia tegaskan saat memimpin rapat terbatas membahas penanganan pandemi virus korona atau Covid-19 melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 30 Maret 2020.


“Pada 23 Maret yang lalu, pemerintah pusat telah mengirimkan 165.000 APD (alat pelindung diri) ke setiap provinsi, saya juga minta ini betul-betul dipantau. Dari provinsi harus segera dikirim, ditransfer lagi ke rumah-rumah sakit yang ada di daerah sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat,” ujar Presiden.


Berdasarkan laporan yang diterima oleh Presiden, sampai saat ini, stok APD makin terbatas dan perhitungan menunjukkan bahwa Indonesia membutuhkan kurang lebih tiga juta APD hingga akhir Mei. Karena itu, Presiden meminta agar dilakukan percepatan pengadaan APD.


“Saya juga minta agar digunakan produk dalam negeri. Karena data yang saya terima, ada 28 perusahaan produsen APD di negara kita,” imbuhnya.

Terkini