NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan Ibadah Paskah bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) umat Kristiani di Gereja Lapas Muara Teweh sebagai wujud pemenuhan hak beribadah sekaligus sarana pembinaan kerohanian, Minggu 05 April 2026.
Ibadah Paskah yang mengangkat makna kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol kemenangan atas dosa dan harapan baru tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, damai, dan sukacita. Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan Kristiani serta didampingi oleh petugas pemasyarakatan yang turut memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Momentum Paskah menjadi refleksi spiritual bagi warga binaan untuk memperkuat iman, menumbuhkan kesadaran diri, serta membangun komitmen perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Baca Juga: Bangga!! Dua Perwira Menengah TNI Terima Penghargaan Tinggi dari Kerajaan Kamboja
Melalui pembinaan keagamaan secara berkelanjutan, Lapas Muara Teweh berupaya menghadirkan proses pemasyarakatan yang menyentuh aspek moral, mental, dan spiritual warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan bahwa kegiatan ibadah keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian warga binaan.
“Perayaan Paskah menjadi momentum kebangkitan iman dan harapan baru bagi warga binaan. Pemasyarakatan hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membina dan memulihkan agar mereka mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sulawesi Utara, Berpusat di Laut Dekat Pulau Karatung
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Lapas Muara Teweh terus berkomitmen memberikan pelayanan pembinaan yang humanis, inklusif, serta menghormati keberagaman keyakinan sebagai bagian dari implementasi sistem pemasyarakatan modern.
Melalui pelaksanaan ibadah Paskah ini, Lapas Muara Teweh menegaskan bahwa pembinaan spiritual merupakan fondasi penting dalam membangun karakter warga binaan, menumbuhkan nilai kasih, pengampunan, serta semangat kebangkitan menuju masa depan yang lebih bermakna.
(Humas Lapas Muara Teweh)