Pemberian kain Ulos ini merupakan simbol doa, perlindungan, dan penyambutan hangat bagi Bapak Sefendi selaku pejabat baru, sekaligus tanda penghormatan dan kasih sayang (tanda kerinduan) bagi Bapak Japarudin yang akan melangkah ke tempat tugas baru. Balutan Ulos tersebut melambangkan ikatan kekeluargaan yang tidak akan putus meski raga tak lagi berada di satu kantor.
Melanjutkan Estafet Pengabdian
Kehadiran Bapak Sefendi sebagai Kasi Giatja yang baru disambut dengan tangan terbuka oleh seluruh jajaran. Beliau diharapkan dapat meneruskan serta meningkatkan berbagai program kemandirian bagi warga binaan yang telah dirintis sebelumnya.
Baca Juga: Cabut Hak Dasar Warga, DPRD Nilai Pengelola Bale Hinggil Melawan Hukum
Acara ditutup dengan jabat tangan perpisahan dan sesi foto bersama, menandai berakhirnya sebuah masa tugas namun dimulainya babak baru dalam sinergi pemasyarakatan.
(Humas Lapas Rantauprapat)