NAWACITAPOST.COM - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan perawatan tanaman di lahan ketahanan pangan Rutan Rantau. Selasa, 16 Desember 2025.
Perawatan kali ini difokuskan pada pemilahan dan pembersihan bagian tanaman yang mengalami kerusakan, sebagai dampak dari kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Kegiatan perawatan dilakukan oleh warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian dengan pendampingan petugas.
Perawatan meliputi pemangkasan bagian tanaman yang rusak, pembersihan tanaman yang layu, serta penataan ulang media tanam agar pertumbuhan tanaman tetap optimal dan tidak memengaruhi tanaman lain yang masih sehat.
Baca Juga: Proyek Alun-Alun Sidoarjo Molor, Bupati Subandi Beri Peringatan Keras
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa cuaca ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan lahan ketahanan pangan.
“Kondisi cuaca yang tidak menentu memang berdampak pada hasil kebun, namun ini menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi warga binaan agar mampu memahami cara perawatan tanaman yang baik dalam berbagai situasi,” ungkapnya.
Pengelola Pembinaan Kemandirian Rutan Rantau menambahkan bahwa kegiatan perawatan ini penting untuk menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan.
Baca Juga: Pemkab Nias Barat Tekankan Kolaborasi OPD: “Hentikan Ego Sektoral dalam Pengelolaan Data”
“Kami terus melakukan evaluasi dan perawatan rutin agar tanaman tetap terjaga. Meski cuaca ekstrem menjadi hambatan, dengan penanganan yang tepat tanaman masih bisa diselamatkan dan tumbuh dengan baik,” jelasnya.
Salah satu warga binaan, Arf, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dari kegiatan perawatan tanaman tersebut. “Kami jadi tahu bahwa merawat tanaman itu tidak hanya soal menanam, tapi juga harus sabar dan teliti, apalagi saat cuaca sedang tidak bersahabat. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah keterampilan kami,” tuturnya.
(Humas Rutan Rantau)