NAWACITAPOST.COM - Suasana penuh damai dan khidmat pelestarian Gereja Oikumene Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh saat para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan ibadah Minggu bersama. Minggu, 05 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan kerohanian yang rutin dilaksanakan guna memperkuat keimanan serta menumbuhkan semangat pembaruan diri bagi para WBP.
Dalam ibadah tersebut, hamba Tuhan menyampaikan pesan firman tentang pentingnya hidup dalam kasih dan pengampunan. Ditekankan pula bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik ketika hatinya terbuka kepada Tuhan.
Baca Juga: Pegawai Lapas Amuntai Gelar Kegiatan Olahraga Mini Soccer, Jaga Kebugaran dan Kekompakan Tim
Seluruh WBP tampak mengikuti ibadah dengan penuh kesungguhan, menyanyikan puji-pujian dan mendengarkan firman dengan khusyuk. Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan mampu memperkuat spiritualitas dan menemukan kembali makna kehidupan yang sejati.
Kalapas Muara Teweh menyampaikan bahwa kegiatan ibadah Minggu menjadi bagian penting dari pembinaan kepribadian di dalam lapas.
Selain sebagai bentuk menyediakan hak beribadah, kegiatan ini juga menjadi wadah pelatihan moral dan mental agar WBP siap berintegrasi kembali ke masyarakat.
“Pembinaan rohani adalah fondasi penting dalam proses pemasyarakatan. Kami ingin membentuk WBP yang beriman, berkarakter, dan mampu menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab setelah bebas nanti,” ujar Kalapas.
Melalui kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan, Lapas Muara Teweh terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelatihan lingkungan yang religius, humanis, dan membangun harapan baru bagi seluruh WBP.
(Humas Lapas Muara Teweh)