NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Tengah dihuni oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari berbagai agama.
Untuk itu, Lapas Muara Teweh berupaya memfasilitasi semua peribadahan sesuai dengan agama yang dianut oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), tak terkecuali Umat Hindu.
Hal ini seperti terlihat pada Hari Kamis (19/06/2025), para WBP umat Hindu melaksanakan ibadahnya mereka dibawah bimbingan dari Kementerian Agama Barito Utara melalui pasraman.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Surabaya Klarifikasi Isu 144 Diagnosis Tak Ditanggung: 'Demam Berdarah Masih Dijamin'
Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, (Mulyadi) menjelaskan bahwa ibadah ini rutin dilaksanakan pada hari Kamis setiap minggunya dalam rangka meningkatkan keimanan para warga binaan Lapas Muara Teweh yang beragama Hindu agar senantiasa mengamalkan ajaran baik ke kehidupan sehari-hari.
“Jadi tujuan dari kegiatan keagamaan ini adalah membentuk para warga binaan menjadi lebih baik dan taat beribadah sehingga tidak mengulangi kesalahan yang lalu di kemudian hari,” ungkapnya.
Kalapas menjelaskan, ibadah keagamaan selain untuk mempermudah pengurusan integrasi, minat WBP dalam menunaikan ibadah cukup tinggi.
Baca Juga: Bupati Nias Hadiri Penandatangan MoU Antara Badan Gizi Nasional Dengan Pemda Sumut
Hal ini mencerminkan diterimanya nilai-nilai kerohanian yang telah didapat untuk taat kepada Tuhan sebagai bentuk kekonsistenan dan loyal kepada ajaran agama.
(Humas Lapas Muara Teweh)