nasional

Profil singkat Thomas Trikasih Lembong, Ekonom Senior yang saat ini menjadi Timnas Amin

Minggu, 7 Januari 2024 | 08:10 WIB
Foto: Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong. (Nawi)

Nawacitapost.com - Calon presiden Anies Baswedan mengumumkan anggota Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) untuk Pilpres 2024, dan salah satu co-captain yang menonjol adalah Thomas Trikasih Lembong, atau dikenal sebagai Tom Lembong.

Berikut adalah profil dan sejarah perjalanan karirnya sebelum bergabung dengan Timnas AMIN.

Tom Lembong lahir pada 4 Maret 1971 dan meraih gelar sarjana dari Universitas Harvard pada tahun 1994 dengan gelar Bachelor of Arts di bidang arsitektur dan tata kelola. Setelah lulus, karirnya di dunia keuangan dimulai di Divisi Ekuitas Morgan Stanley di New York dan Singapura pada 1995.

Baca Juga: Prabowo Rencanakan Impor 1,5 Juta Sapi untuk Program Susu Gratis

Pada tahun 1999-2000, ia menjadi bankir investasi di Deutsche Securities Indonesia.

Puncak kariernya terjadi di Deutsche Bank Jakarta pada 1998-1999, di mana ia terlibat dalam rekapitalisasi dan merger beberapa bank besar, seperti Bank Bumi Daya, Bank Eksim, Bank Dagang Negara, dan Bank Bapindo, yang bergabung menjadi Bank Mandiri.

Tom juga pernah menjabat sebagai Senior Vice President dan Kepala Divisi penanggung jawab restrukturisasi dan penyelesaian kewajiban Salim Group kepada negara setelah Bank BCA mengalami krisis moneter pada 1998.

Baca Juga: Antisipasi Bencana Demografi, Ganjar-Mahfud Janji 17 Juta Lapangan Kerja Baru

Pada periode 2000-2002, Tom menjadi kepala divisi dan wakil presiden senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), yang bertugas merekapitalisasi dan merestrukturisasi sektor perbankan Indonesia setelah krisis keuangan.

Selanjutnya, Tom pindah ke Farindo Investments pada 2002-2005 dan mendirikan Quvat Management pada tahun 2006, sebuah perusahaan dana ekuitas swasta.

Tom Lembong juga memiliki pengalaman di sektor perbankan nasional dan internasional. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Graha Layar Prima atau Blitz Megaplex pada 2012-2014.

Baca Juga: 10 tahun pimpin Jawa Tengah, Ganjar Pranowo entaskan 1 juta masyarakat Miskin

Terjun ke dunia politik pada 2013, Tom menjadi penasihat ekonomi dan penulis pidato untuk Gubernur DKI Jakarta saat itu, Jokowi. Peran ini berlanjut sepanjang masa jabatan pertama Jokowi sebagai Presiden.

Tom juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada 2015-2016 dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2016-2019, yang kini berganti nama menjadi Kementerian Investasi.

Halaman:

Tags

Terkini