Senin, 15 Juni 2026

LPP Jakarta Undang Keluarga Warga Binaan Mengikuti Family Support Group

Photo Author
Oktav, Nawacita Post
- Kamis, 20 Mei 2021 | 11:42 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Proses pemulihan bagi korban penyalahguna NAPZA harus dilakukan secara komprehensif dan holistik, menyangkut semua unsur kekuatan yang ada dalam mendukung perubahan positif dari para korban penyalahguna NAPZA. Berdasarkan pemahaman tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta melaksanakan kegiatan Family Support Group (FSG) secara rutin setiap bulannya. Hari Selasa, tanggal 18 Mei 2021 bertempat di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta dilaksanakan kegiatan Family Support Group (FSG) yang dihadiri oleh 15 orang peserta yang merupakan orang tua/keluarga dari klien yang ada di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta.

Foto : Warga Binaan Lapas Perempuan Jakarta mengikuti Kegiatan Family Support Group (FSG), Selasa (18/5)

Family Support Group (FSG) merupakan suatu kegiatan pertemuan orang tua/keluarga dari para klien korban penyalahguna NAPZA. Kegiatan ini merupakan bentuk forum komunikasi para orang tua/keluarga dari klien korban penyalahguna NAPZA untuk berbagi pendapat dan pengalaman. Selain itu, FSG juga bertujuan untuk membangun pemahaman tentang fungsi keluarga dalam upaya pemulihan korban penyalahguna NAPZA.

Selain memberikan edukasi tentang perlunya perkumpulan orang tua dalam mendukung proses pemulihan korban penyalahguna NAPZA, kegiatan ini juga memfasilitasi para orang tua/keluarga klien untuk berbagi dengan konselor dalam membahas tentang perkembangan perilaku Warga Binaan selama menjalani rehabilitasi. Lapas Perempuan Jakarta menyadari bahwa esensi penting dari sebuah kegiatan Family Support Group (FSG) adalah adanya interaksi dan sharing antar sesama orang tua korban Penyalahguna NAPZA untuk saling memberikan dukungan dan berbagi pengalaman tentang bagaimana menjalankan fungsi keluarga dalam membantu proses pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA.

Berdasarkan hal tersebut maka dalam kegiatan Family Support Group (FSG) diisi oleh pemberian materi yang berkaitan dengan pentingnya perkumpulan orang tua dalam mendukung proses pemulihan klien korban penyalahguna NAPZA. Materi yang disampaikan berjudul Tough Love (Kekuatan Cinta) disampaikan oleh Marini dan Rosita dari Tim Konselor diharapkan dengan kekuatan cinta mampu mengembalikan keharmonisan didalam keluarga dan menghindari stigma mantan pecandu dan mantan narapidana agar dapat kembali ke masyarakat dengan penuh percaya diri. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang telah berlaku.

(Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta)

Editor: Oktav

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini