Senin, 15 Juni 2026

Di LPP Jakarta, Warga Binaannya Tetap Tampil Cantik Meski di Dalam Lapas

Photo Author
Oktav, Nawacita Post
- Selasa, 18 Mei 2021 | 16:44 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tidak menghalangi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk tetap tampil cantik. Pasalnya, melalui pembinaan kemandirian, kini Lapas menyediakan fasilitas treatment wajah maupun rambut yang dapat digunakan oleh warga binaan.

Perawatan kecantikan yang diberikan bukan melalui perawatan dokter seperti di luar sana, tapi, perawatan kecantikan ini dilakukan sendiri oleh warga binaan yang telah memiliki keterampilan di bidang kecantikan. Seperti, make up, rias rambut, facial, hingga massage.

Foto : Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Lakukan Pelatihan Perawatan Kecantikan Kepada Warga Binaan, Selasa (18/05)

Keterampilan ini didapat dari hasil pembinaan yang diberikan Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta berupa pelatihan-pelatihan yang erat kaitannya dengan perawatan kecantikan. Tidak sembarangan, pelatihan ini bekerja sama dengan pihak ketiga yang sudah profesional di bidangnya agar warga binaan bisa mendapatkan ilmu secara maksimal, Selasa (18/5).

“Salon ini kami jadikan sebagai sarana edukasi bagi mereka, sambil menyelam minum air, sambil belajar salon mereka sekaligus bisa mentreatment diri mereka sendiri,” tutur Kepala Lapas, Herlin Candrawati.

Ia menambahkan, dengan adanya kegiatan pembinaan salon dapat menjadi bekal untuk mereka saat bebas nanti. Apalagi, di tengah pandemi seperti saat ini semakin susah dalam mencari pekerjaan.
“Dapat dijadikan sebagai peluang usaha untuk mereka juga, kalau sudah ada bekal kan nantinya lebih mudah untuk bisa buka salon sendiri,” tambahnya.

Hingga saat ini, sebanyak 20 warga binaan sudah memiliki sertifikat yang menyatakan bahwa mereka sudah mampu melakukan perawatan kecantikan.

(Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta)

Editor: Oktav

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini