Minggu, 11 Oktober 2026

Gempar Penemuan Mayat Terborgol di Kendal, BGN Tegaskan Bukan Gedung SPPG

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:51 WIB
Lokasi penemuan mayat di Kendal yang sempat diduga sebagai bangunan SPPG. (Threads.com/@the7criminal)
Lokasi penemuan mayat di Kendal yang sempat diduga sebagai bangunan SPPG. (Threads.com/@the7criminal)

NAWACITAPOST.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat suara menanggapi kehebohan publik terkait penemuan jenazah pria tragis dalam kondisi terborgol di sebuah bangunan di Kendal, Jawa Tengah, yang sempat dikait-kaitkan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Satu Indonesia sebelumnya digemparkan oleh penemuan jenazah pria terikat di teralis besi jendela lantai dua sebuah rumah di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kendal, pada Selasa (5/10/2026).
 
Rasa curiga warga menyeruak akibat bau busuk menyengat yang menyeruak dari sekitar lokasi selama beberapa hari.
 
 
Merespons kabar yang beredar liar, BGN secara tegas membantah bahwa lokasi gantung diri atau pembunuhan misterius tersebut merupakan gedung SPPG yang diperuntukkan bagi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang telah kami lakukan, bangunan tersebut bukan merupakan gedung SPPG dan tidak memiliki ID SPPG resmi,” ujar Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu (10/10/2026).

Tysa memastikan, bangunan bercat dominasi putih dan biru muda itu sama sekali tidak pernah difungsikan untuk menyokong program gizi nasional.

“Di lokasi tersebut juga tidak pernah terdapat kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan Program MBG,” imbuhnya.
 

Lebih lanjut, Tysa menjelaskan bahwa bangunan tersebut bukan bagian dari gedung yang terdampak kebijakan moratorium pembangunan atau operasional SPPG. Secara status kepemilikan, tidak ada satu pun mitra BGN yang mengklaim bangunan dimaksud.

“Dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Badan Gizi Nasional maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, BGN turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas insiden berdarah yang merenggut nyawa tersebut.

“Segenap jajaran Badan Gizi Nasional menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan,” tuturnya.
 

Mencekam, Korban Ditemukan Terborgol dan Alami Luka Hantam

Proses evakuasi yang dilakukan jajaran Polres Kendal berlangsung mencekam. Kepolisian menemukan bercak darah di sekitar tubuh korban yang belakangan teridentifikasi sebagai warga Kaliwungu berinisial DNA. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan—tangan terborgol dan terikat pada teralis besi jendela di lantai atas.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk membongkar misteri di balik tabir kematian korban, meskipun hasil pemeriksaan awal telah mengungkapkan fakta mengerikan: penyebab kematian korban akibat hantaman pukulan benda tumpul di bagian kepala belakang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tiarsin

Artikel Terkait

Terkini