Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Efek dari Taliban berkuasa di Afganistan tahun 2021, ternyata menjalar ke daerah Tasikmalaya, Indonesia.
Baca Juga : JK Percaya Taliban Bakal Berubah, Said Aqil : Gak Mungkin Pak !
Di Afganistan, Taliban menguasai pemerintahan 100 persen. Kekuatan Salah duanya, melarang perempuan untuk kuliah. Bila, melanggar selain kampusnya ditutup, petingginya siap menerima hukuman berat dari Taliban, dan punya kekuatan bersenjata.
Pasalnya, Taliban tidak mau, ada rakyatnya (khususnya perempuan) pintar dan cerdas, karena bisa membahayakan pemerintahannya berkuasa.
Sementara di Tasikmalaya, Taliban lahir bersamaan dengan era reformasi 1998-an atau hampir sama dengan Taliban internasional ada.
Walaupun tak punya kekuatan bersenjata, kelompok ini di Tasikmalaya, telah berhasil memperdaya dan menaklukan pemerintah daerah dan DPRD setempat, dengan melahirkan Peraturan Daerah (Perda) tahun 2009 atau boleh disebut, Taliban Tasikmalaya lebih berkuasa dari Bupati.
Perda ini, menekankan tentang pembangunan tata nilai kehidupan bermasyarakat yang berlandaskan ajaran Islam, dan norma-norma sosial masyarakat, tutur Rizka Putri dichanel YouTube CokroTV, yang tayang pada Rabu, 28 Desember 2022.
Berdasarkan Perda ini pula, Taliban Tasikmalaya leluasa melakukan sweeping dan memberhentikan aktivitas masyarakat, yang tidak sepaham dengan kelompok radikal ini.
Memang skalanya kecil, hanya ada di Tasikmalaya, tetapi bila dibiarkan, akan menjadi duri dalam daging di NKRI, dan bisa menjalar ke daerah lainnya, di Indonesia.
Yang jelas, aparat keamanan harus bersikap tegas, terhadap kelompok ini, yang sudah mengganggu dan merobek-robek sendi-sendi ber-Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.