Afghanistan, NAWACITAPOST- Taliban mendesak Amerika Serikat (AS) menghapus Menteri Dalam Negeri Sirajuddin Gaqqani dari daftar hitam orang paling diburu seperti disampaikan jur bicara Taliban,Zabihullah Mujahid pada Kamis (9/9/2021).
Untuk diketahui, Sirajuddin Haqqani ditunjuk sebagai Wakil Pemimpin Taliban pada 2015 dan mengarahkan operasi militer, informasi Petagon. Haqqani menjadi salah satu dari dua wakil Pemimpin Tertinggi Taliban, Haibatullah Akhunzada pada 2016.
Namun, beberapa waktu lalu, Haqqani ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri sementara dalam pemerintahan Taliban setelah kelompok itu mengambil alih kekuasaan di Afghanistan bulan lalu.
Sementara itu, dikutip dari Al Arabiya, pada Jumat (10/9/2021), Menurut Departemen Luar Negeri AS. Haqqani mengakui merencanakan serangan Januari 2008 di Serena Hotel, Kabul, yang menewaskan seorang warga AS dan lima orang lainnya. Dia ditetapkan sebagai Teroris Global yang ditetapkan secara khusus di bawah Perintah Eksekutif 13224 pada Maret 2008
Dikutip dari Al Arabiya, Jumat (10/9), menurut Departemen Luar Negeri AS, Haqqani mengakui merencanakan serangan Januari 2008 di Serena Hotel, Kabul, yang menewaskan seorang warga AS dan lima orang lainnya. Dia ditetapkan sebagai Teroris Global yang Ditetapkan Secara Khusus di bawah Perintah Eksekutif 13224 pada Maret 2008.
Departemen Luar Negeri AS menyiapkan hadiah USD 10 juta bagi siapapun yang memiliki informasi terkait Haqqani.
Jaringan Haqqani, didirikan ayah Sirajuddin Haqqani, Jalaluddin Haqqani pada akhir 1970-an, bertanggung jawab atas banyak serangan besar di Afghanistan, termasuk serangan 19 jam di Kedutaan Besar AS di Kabul dan di dekat markas Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pada September 2011. Departemen Luar Negeri menetapkan Jaringan Haqqani sebagai organisasi Teroris Asing pada 7 September 2012