internasional

Capres 2024 : Jenderal Moeldoko Dipersiapkan Melawan Taliban Indonesia 

Rabu, 25 Agustus 2021 | 10:29 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - ADA beberapa faktor yang mempengaruhi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pada konteks kekinian, perkembangannya berubah. Berkuasanya Taliban di Afganistan. Negara-negara di dunia belum mengakui kekuasaan Taliban. Indonesia wait and see, tetapi mantan orang penting di negeri ini sudah menyebut welcome untuk pemerintahan Taliban.

Baca Juga : Pertemuan PDIP dan Gerindra : Sinyal Jokowi – Prabowo 2024, Taliban Indonesia Ketakutan



Terkait Indonesia. Berkuasanya Taliban, buat kelompok radikal dan terorisme. Seperti Jamaah Islamiyah (JI), pendirinya Abu Bakar Ba'asyir masih hidup, Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dengan pemimpinnya Zainal Anshori alias Abu Fahry alias Qomaruddin bin M. Ali, eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dan eks Fron Pembela IslamFPI dengan pemimpinnya Rizieq Shibab. Ke empat kelompok itu anti empat pilar :  Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Mereka ingin menegaskan Syariat Islam sebagai hukumnya, bila berkuasa. Parah dan tragisnya, perempuan dan anak tidak boleh beraktivitas bekerja dan bersekolah.

Seperti diketahui, JI kiblatnya ke Teroris Alqaeda, JAD acuannya ke ISIS, HTI orang-orangnya disusupkan di masjid-masjid sebagai pendakwah dan penceramah, serta dipersiapkan untuk menyusup ke tubuh TNI dan Polri. Bahkan FPI dalam berbagai aksinya selalu melakukan kekerasan, sweeping diterapkan dan pungutan liar juga mereka kerap gencarkan. Andaikan saja FPI dipersenjatai seperti Taliban, maka  arogansinya bisa menjadi-jadi. Bahjkan tidak mungkin akan menguasai wilayah Indonesia. Pemilu yang berlnadaskan konstistusi tidak bisa dilakukan. Hanya dengan senjata dan kudeta yang bisa dilakukannya.

Kembali ke 2024. Maka untuk menangkal, mengusir serta membumihanguskan kelompok anti 4 pilar itu dibutuhkan figur dan sosok tegas. Jika dipetakan dalam skala tiga besar, pasca Jokowi. Namanya memang berkutat pada Ganjar, Prabowo dan Ridwan Kamil. Itu menurut lembaga survei, tanpa mengikut sertakan pertanyaan Taliban berkuasa.

Kemungkinan, jika konteks  pertanyaan taliban diikut sertakan, figur militer menjadi patokannya. Berarti Prabowo Subianto, berarti dua nama akan terlempar dalam bursa Pilpres. Harus ada figur militer satu lagi yang bisa mengimbangi Prabowo.

Pilihannya mungkin ada pada nama Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (Saat ini sebagai Kepala Staf Presiden). Ketegasannya tak perlu diragukan lagi. Kebijakan dan keputusan militer yang diambil Jokowi, salah satu masukannya dari Moeldoko.

Kabarnya, pembubaran kelompok radikal eks HTI dan FPI oleh Pemerintahan Jokowi, andil Moeldoko  berperan besar.

Kenapa, pilihan di 2024 harus Moeldoko. Lagi-lagi berkuasanya Taliban menjadi faktor utama. Sebab, pembangunan yang sudah dilaksanakan dan diselesaikan Jokowi, untuk merawat dan melanjutkan pembangunan,  butuh pemimpin yang berani menjaga keamanan dan ketertiban di bumi Indonesia. Termasuk melawan kelompok radikal, yang sepertinya sedang bersiap melakukan  aksinya, karena sudah mendapat spirit dari Taliban.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB