internasional

Tiga Strategi Jerman Selamatkan Ekonomi Terdampak Covid-19

Jumat, 16 Juli 2021 | 14:13 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Diketahui, Jerman pertama kali mengidentifikasi adanya kasus Covid-19 pada 27 Januari 2020. Sebagai tanggapan, pada tanggal itu juga, pemerintah Jerman memutuskan untuk membentuk tim krisis Covid-19 atau lebih dikenal dengan Corona Crisis Team.

Dilansir dari Youtube Nas Daily, pemerintah Jerman melakukan tiga strategi yang bijak untuk mengatasi kenaikkan kasus virus corona Covid-19, sehingga dalam penanganannya, Jerman dapat mengatasi pandemi secara cepat dan tepat.

Uang Sewa

Di Jerman, jika ada penduduk yang terkena Corona, ia tidak perlu membayar sewa. Mengusir keluar dari rumah pun menjadi tindakan ilegal. Jika kita tidak bisa membayar sewa, kita bisa membayar uang sewa kembali di tahun 2022 setelah situasi membaik.

Pajak

Kita tidak perlu membayar pajak. Karena Corona, semua kewajiban pada pemerintah bisa dibayarkan tahun depan. Dan jika kamu masih kesulitan, Jerman akan memberi EUR 50juta secara gratis untuk membantu seniman, wirausahawan, pekerja lepas, untuk bertahan hidup selama pandemi. Dan jika kamu punya usaha kecil, kita akan mendapat bantuan. Pemerintah akan membayar hingga 70% dari gaji karyawan dan memberi hingga EUR 30.000 untuk bertahan hidup selama pandemi. Jadi kita tidak perlu memecat karyawan. Jika kita mempunya usaha besar, pemerintah akan memberi 600juta dollar europe dalam bentuk pinjaman, sehingga kita bisa bertahan hidup.

Hibah

Secara keseluruhan, Jerman menghabiskan 60% dari PDBnya untuk membantu ekonomi sementara negara lainnya menghabiskan 10% dari PDB mereka. Semua ini Jerman lakukan hanya dalam hitungan minggu. Ini menjadikan rencana pemulihan tercepat di dunia dan paling murah hati. Dan di waktu yang sama, kasus corona di Jerman menurun. Hidup perlahan-lahan kembali menjadi normal dengan tingkat kematian sangat rendah.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB